

inNalar.com – Gus Baha dalam ceramah terkini 2022 mengungkapkan bahwa tidur dapat menghindari hal buruk.
Tidur memiliki banyak manfaat bagi tubuh manusia. Manfaat tidur tidak hanya bagi kesehatan fisik, tapi juga bagi kesehatan jiwa. Gus Baha menjelaskan alasannya dalam artikel berikut.
Gus Baha juga menjelaskan bahwa tidur itu lebih baik daripada begadang atau tidak tidur.
Menurut ilmu biologis, saat manusia tidur, maka sel-sel dalam tubuh akan melakukan regenerasi. Sel-sel tubuh yang rusak akan diperbarui menjadi sel-sel yang baik.
Oleh sebab itu, ketika orang bangun tidur dari tidur yang cukup akan membuat orang tersebut lebih segar.
Baca Juga: Gelombang 37 Kartu Prakerja Ditutup Hari Ini Rabu, 20 Juli 2022. Cek Selengkapnya
Tidur juga dapat dikatakan sebagai hak tubuh kita yang harus dipenuhi. Menurut ilmu kedokteran, disarankan manusia memiliki jam tidur yang cukup, yaitu setidaknya 8 jam per hari.
Tidur yang berkualitas juga akan mempengaruhi kesehatan raga dan jiwa. Orang yang kurang tidur akan cenderung emosinya kurang stabil.
Jika orang memiliki emosi yang kurang stabil, maka dapat menimbulkan hal buruk baginya dan bagi orang lain.
Sebagaimana dikutip inNalar.com dari KabarLumajang.com, “Gus Baha Ungkap Tidur Lebih Barokah daripada Begadang, Begini Penjelasannya”.
Gus Baha menjelaskan, jika berkaca pada keterangan medis dijelaskan bahwa tidur itu sangat baik untuk kesehatan tubuh.
Baca Juga: Update Harga Emas 1 Gram Rabu, 20 Juli 2022: Tetap di Harga Rp963.000
“Sekarang kalau ada pakar medirs pakar kesehatan bilang ini kalau kurang istirahat kurang tidur mati kurang istirahat jantungan bagaimana?,” tanya Gus Baha kepada para jamaahnya.
Gus Baha kemudian menjawab bahwa tidur merupakan obat paling mujarab untuk menghilangkan penyakit.
“Berarti tidur adalah penghilang penyakit obat paling manjur sama orang yang rutin tidurnya itu masih mujarab yang rutin tidurnya,” ungkap Gus Baha.
Gus Baha juga memeberi analogi jika meskipuns eseorang memebeli obat harga milyaran, kalau diirnya tidak tidur, obat itu juga akan percuma.
“Kamu beli obat 1 miliar tapi tidak pernah tidur tetap saja, maka yang penting itu obatnya atau tidurnya? Tidurnya yang dibantu obat, tapi kalau obat aja tanpa tidur ya masih sakit,” jelasnya.
Oleh sebab itu, murid KH Maimun Zubair itu menegaskan bahwa tidur termasuk bukti barokah dari Allah SWT.
“Jadi tidur adalah perlawanan terhadap keinginan melakukan keharaman,” tutupnya.*** (David Tomi Anggara/KabarLumajang.com)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi