Begini Kata Gus Baha Terbaru 2022 tentang Orang Tua yang Bentak Anak Kecil: Siapa yang Dosa?

inNalar.com – Berikut nasihat Gus Baha dalam ceramah terbaru 2022 yang membahas tentang siapa yang akan berdosa ketika orang tua membentak anak kecil.

Jika disimak dari penjelasan Gus Baha terbaru 2022, maka dapat dikatakan bahwa kenakalan anak kecil seharusnya dapat dimaklumi oleh orang dewasa. Terlebih lagi oleh orang tuanya.

Menurut Gus Baha, anak kecil itu belum memiliki kewajiban untuk sopan. Namun, meskipun demikian, orang tua memiliki tugas untuk mendidik anaknya mengenai tata krama kesopanan.

Cara mendidiknya pun dengan cara yang lemah lembut, tidak dengan cara marah-marah. Apalagi dengan menggunakan kekerasan.

Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat dan Terbaru Tentang Menjaga Kedamaian Lingkungan Dengan Berbuat Baik Terhadap Tetangga

Kekerasan pada anak baik secara fisik maupun verbal akan berpengaruh kepada perkembangan psikis atau kejiwaan anak.

Lantas, ketika anak-anak nakal dan dibentak orang tuanya, maka siapa yang akan berdosa? Berikut kata Gus Baha selengkapnya.

Dikutip inNalar.com dari KabarLumajang.com, “Benarkah Orang Tua yang Suka Membentak Anak Kecil Itu Dosa? Begini Penjelasan Gus Baha”.

Mulanya Gus Baha bercerita saat kedatangan tamu, pernah ada orang tua yang menyuruh anaknya salim. Kemudian karena anaknya tidak mau, akhirnya anak tersebut dibentak orang tuanya.

Lalu Gus Baha menasehati, “Yang dosa itu kamu, bentak anak-anak,” ujarnya.

Baca Juga: Gelombang 37 Kartu Prakerja Ditutup Hari Ini Rabu, 20 Juli 2022. Cek Selengkapnya

Kemudian Gus Baha menjelaskan bahwa anak kecil itu punya diskon. Maksudnya, dalam Islam orang yang tidak punya keharusan itu ada 3, anak kecil sampai baligh, orang tidur, dan orang gila.

Artinya, anak kecil belum punya khitob (tuntutan) untuk sopan, sebaliknya. Sebagai orang tua yang sudah terkena khitob seharusnya lebih berhati-hati. Orang tua yang mengajari anak kecil dengan membentak, malah mendatangkan dosa.

Namun Menurut Gus Baha dalam adat Jawa hal ini sering keliru. Orang tua mengajari sopan tapi dengan cara mara-marah. Padahal Allah SWT memberi diskon bahwa anak kecil belum wajib sopan.

Gus Baha mencontohkan “Nggak apa-apa waktu ada tamu, naik-naik meja. Asalkan masih anak kecil lho ya” ujarnya.

Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Datangkan Abdulla Yusuf Helal Guna Perkuat Lini Serang Pasukan Macan Kemayoran

Begitu juga dengan anak kecil yang ramai di masjid, Gus Baha berpendapat bahwa anak-anak (kecil) ramai di masjid itu tidak apa-apa, kalau dibentak takutnya mereka akan trauma datang ke masjid.

“Padahal kalau nggak diramaikan anak-anak, malah pada tidur (saat khutbah jumat),” kata Gus Baha.

“Kita kan nggak bisa menjamin kalau perilaku kita lebih baik, mending anak-anak bermain di masjid daripada main di tempat yang tidak baik,” ujar Gus Baha menutup pembicaraan.*** (Amilus Sholihah/kabarLumajang.com)

 

Rekomendasi