

inNalar.com – Penyakit cacar monyet atau Monkeypox resmi jadi Darurat Kesehatan Global menurut WHO.
“Mengingat wabah cacar monyet atau Monkeypox yang berkembang dengan lebih dari 16.000 kasus yang dilaporkan dari 75 negara dan wilayah, saya membentuk kembali komite darurat,” begitu pernyataan resmi Tedros Adhanom Ghebreyesus selaku Dirjen WHO.
Dikutip oleh inNalar.com, pernyataan resmi tersebut disampaikan Tedros Adhanom Ghebreyesus selaku Dirjen WHO melalui akun Twitter miliknya pada 23 Juli 2022.
Tedros resmi memutuskan bahwa wabah cacar monyet atau Monkeypox resmi menjadi Darurat Kesehatan Global.
Baca Juga: Harga emas 1 gram Senin, 25 Juli 2022 Kembali Mencapai Harga Rp969.000
Lalu apa itu cacar monyet atau Monkeypox? Seperti apa gejala hingga cara penularannya? Simak penjelasannya!
Cacar monyet atau dalam Bahasa Inggris disebut Monkeypox adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus Cacar Monyet pada sejumlah hewan dan manusia.
Sebagian besar kasus cacar monyet terjadi di Afrika Tengah dan Barat. Beberapa kasus juga terjadi di Amerika Serikat Tahun 2021, sedangkan di Indonesia hingga saat ini belum pernah ditemukan kasus cacar monyet menurut Kemenkes.
Lantas, apa saja gejala hingga pengobatan penyakit cacar monyet ini? Simak penjelasan lengkap yang dikutip inNalar.com dari berbagai sumber.
Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit cacar monyet ini yaitu mirip dengan penyakit cacar. Namun gejala cacar monyet biasanya lebih ringan.
Setelah tertular virus cacar monyet, hal itu dapat membutuhkan waktu 5 hingga 21 hari untuk gejala pertama muncul.
Dalam beberapa kasus, dibutuhkan 7 hingga 14 hari gejala tersebut muncul.
Gejala awal meliputi:
– Demam
– Sakit kepala
– Nyeri otot
– Pembengkakan kelenjar getah bening
– Kelelahan
Setelah demam, ruam biasanya akan muncul pada 1 hingga 3 hari kemudian. Ruam muncul pada wajah, telapak tangan, mulut, mata, dan beberapa bagian tubuh lainnya.
Adapun penyebab dari penyakit cacar monyet ini yaitu virus cacar monyet di mana virus ini termasuk dari genus orthopoxvirus yang juga termasuk virus penyebab penyakit cacar.
Penularan penyakit cacar monyet terjadi melalui kontak langsung dengan zat-zat yang ada di hewan atau manusia yang terinfeksi seperti:
– Darah
– Cairan tubuh
– Lesi kulit atau cairan pada cacar
– Kontak manusia ke manusia
– Droplet pernapasan.
Terkait pengobatan penyakit cacar monyet, saat ini belum ada pengobatannya. Namun, penyakit cacar monyet bersifat self limiting atau bisa sembuh tanpa pengobatan.
Untuk mencegah penyebarannya, dapat menggunakan:
– Vaksin Cacar
– Vaksin Immune Globulin
– Obat antivirus (pada hewan)
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), vaksin cacar memiliki efektivitas kira-kira 85 persen dalam mencegah penyebaran penyakit cacar monyet.
Demikian informasi penting terkait penyakit cacar monyet. Selalu jaga kesehatan agar terhindar dari penyakit cacar monyet ini.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi