

inNalar.com – Beredar unggahan di TikTok yang memperlihatkan rumah mewah yang terbengkalai, dikabaran rumah itu adalah peninggalan Tasya pianis cilik asal Depok.
Dalam rumah mewah tersebut pula, konon terjadi peristiwa pembunuhan Tasya pianis cilik yang terpaksa harus meregang nyawa akibat ulah keluarganya sendiri.
Dilansir inNalar.com dari akun TikTok @regazoa dijelaskan bahwa Tasya pianis cilik adalah seorang anak dari pemilik rumah mewah tersebut.
Namun orang tuanya kemudian meninggal dunia dan membuat keluarganya tidak terima jika seluruh harta benda yang ditinggalkan akan jatuh ke tangan Tasya pianis cilik tersebut.
Menurut cerita yang beredar, Tasya meregang nyawa karena ulah bibinya yang bekerja sama dengan asisten rumah tangga di kediamannya.
Setelah ayah dan ibunya meninggal, pihak keluarga terutama bibinya sangat ingin menguasai seluruh harta peninggalan orang tua Tasya.
Oleh karena itu, sang bibi bekerja sama dengan asisten rumah tangga untuk membunuh Tasya sang pianis cilik.
Pembunuhan dilakukan dengan meracuni makanan yang disajikan untuk Tasya. Hingga akhirnya, Tasya pun meregang nyawa di rumahnya sendiri.
Dari hasil penelusuran juga diketahui kondisi rumah yang saat ini sudah sangat tidak terawat.
Baca Juga: Selamat! Ini Dia Momen Haru Lahirnya ‘Baby R’ Anak Pertama Ria Ricis dan Teuku Ryan
Debu sudah mengelilingi seisi rumah, plafon yang jebol, hingga beberapa bagian rumah tersebut juga sudah penuh dengan sarang laba-laba.
Di dalam rumah tersebut juga terdapat taman yang disekat dengan tembok dan kaca. Di taman tersebut juga terdapat satu buah kursi taman.
Saat ini tanaman dari taman tersebut bahkan sudah menjalar dan masuk ke area dalam rumah.
Baca Juga: Banjir Hujatan, Ivan Gunawan Klarifikasi Hingga Minta Maaf ke Keisya Levronka
Diperkirakan Tasya meninggal dunia di usia 8 tahun, gadis cilik itu sangat suka bermain piano bahkan handal memainkannya.
Dalam unggahan video viral di TikTok mengenai rumah Tasya juga terlihat terdapat piano peninggalan Tasya yang masih ada dalam rumah tersebut.
Piano tersebut bahkan masih berfungsi hingga saat ini meski sudah ditinggalkan dan tidak digunakan pemiliknya sejak tahun 2015 silam. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi