Mendag Sidak Pasar Keputran Surabaya, Ibu-ibu Bahagia Bahan Pokok Mulai Turun Harga

inNalar.com – Mendag sidak pasar Keputran Surabaya, ibu-ibu bahagia bahan pokok mulai turun harga.

Mendag Zulkifli Hasan memastikan ibu-ibu menjadi semakin bahagia terkait turunnya harga bahan pokok.

“Kita syukuri mudah-mudahan harga bapok rendah dan stabil terus sehingga inflasi terjaga. Kalau harga-harga turun maka ibu-ibu yang dagang dan ibu rumah tangga senang dan bahagia,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan memastikan juga untuk harga bahan pokok yang rendah dan stabilnya inflasi.

Baca Juga: Empat Tim Siap Bermain dalam Laga Pembuka Piala AFF U-16, Pelatih Berikan yang Terbaik Untuk Indonesia

Serta dalam sidaknya, Mendag juga ditemani Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Syailendra.

Serta turut hadir juga Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, yaitu Veri Anggrijono.

“Sengaja saya tidak ke pasar pagi, tapi yang malam karena komoditas di pasar ini untuk dijual lagi. Saya terkejut, harga bawang merah mulai Rp25.000-28.000/kg. Artinya pengecer bisa jual Rp35.000-40.000/kg. Harga ini sudah jauh menurun dari harga sebelumnya,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

Selain bawang merah, mendag juga meninjau harga bahan pokok lainnya.

“Segala jenis cabai, harga rata-rata sudah Rp55.000/kg. Jadi pengecer bisa jual di harga Rp60.000-65.000/kg. Jauh lebih murah. Sementara harga bawang putih dan beras stabil. Sedangkan harga sayuran cenderung turun,” imbuh Mendag Zulkifli Hasan.

Baca Juga: Update Terbaru Steam yang Diblokir oleh Kominfo, Samuel Abrijani: Setiap Negara Punya Aturannya Sendiri

Mendag juga akan selalu melakukan pemantauan harga pokok ke seluruh indonesia.

Namun, sebelumnya Mendag Zulkifli Hasan juga sudah melakukan pemantauan harga di pasar Kasih Naikoten, Kupang, Nusa tenggara Timur.

“Saya keliling terus. Tadi pagi saya ke Pasar Kasih Naikoten, Kupang. Harga daging sapi di sana termurah se-Indonesia, Rp110.000/kg,” pungkas Mendag Zulkifli Hasan.

Hingga mulai saat ini Mendag masih terus melakukan sidak ke beberapa pasar di Indonesia.***

Rekomendasi