

inNalar.com – Menteri Pertahanan Korea Selatan Lee Jong Sup memberi penjelasan terkait perlakuan spesial terhadap BTS mengenai pembebasan wajib militer.
Pada Senin, 1 Agustus 2022 Lee Jong Sup mengungkapkan bahwa Kementerian Pertahanan telah menyimpulkan akan membantu BTS dalam menjalani latihan dan tampil demi negara tanpa merusak prinsip keadilan dan kesetaraan yang ada.
Diketahui keputusan perlakuan istimewa ini adalah pertama kalinya dilakukan, karena mempertimbangkan kontribusi BTS yang begitu besar terhadap negara.
Baca Juga: Writer’s Block, Momok Terbesar Bagi Para Penulis, Kenali Pengertian, Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya
Selain mendapat perlakuan khusus untuk bisa tampil meski wajib militer, pada Undang-Undang Dinas Militer yang diamandemen pada Juni 2021 bahwa BTS secara hukum dapat menunda wajib militer nya hingga umur 30 tahun.
Jin selaku member tertua di BTS akan menjalani wajib militer akhir tahun ini dibawah hukum militer kecuali ada tambahan penundaan yang dapat diajukan ke Menteri Pertahanan.
Pernyataan Kementerian Pertahanan tersebut membuat fans BTS lega lantaran sebelumnya BTS mendapat tuduhan dianak emaskan bahkan tidak harus mengikuti wajib militer.
Baca Juga: Timnas U-16 Raih Kemenangan Pertama dalam Laga Piala AFF U-16, Bima Sakti Akan Kembangkan Permainan
Namun, pernyataan tersebut juga tetap membuat beberapa fans merasa keberatan. Karena merasa BTS harus tetap menjalani wajib militer dan tampil sebagai boygroup yang pasti nya sangat melelahkan.
“Dikira bangtan ini robot apa”
“Ini opini paling egois yang pernah gue denger”
“Kasian bgtt dikira gabakal capek apa ya”
Baca Juga: Anak Magang Kerja Sampai Lembur, Salahi Aturan? Kemnaker Jawab Langsung
Untuk saat ini yang berhak mendapat kebebasan wajib militer hanya atlet yang memenangkan medali di olimpiade atau medali emas di Asian Games.***