Park Soon-ae Menteri Pendidikan Korea Selatan Mengundurkan Diri Setelah Mengusulkan Kebijakan Berikut

 
inNalar.com – Park Soon-ae adalah menteri Pendidikan pertama dalam pemerintahan Yoon Suk-yeol do Korea Selatan.
 
Park Soon-ae Menteri Pendidikan dari Korea Selatan terungkap telah menyatakan untuk mengundurkan diri.
 
“Saya mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai wakil perdana menteri dan menteri pendidikan. Saya mengambil jabatan ini untuk memberikan manfaat pendidikan yang saya miliki kepada orang lain, tetapi itu tidak cukup, ”kata Park Soon-ae saat konferensi pers di Institut Keamanan Fasilitas Pendidikan Korea. Senin, 8 Agustus 2022.
 
Sebelum mengundurkan diri, Menteri Pendidikan Park Soon-ae menerapkan kebijakan yang menuai kritik masyarakat Korea Selatan.
 
 
Isi kebijakan tersebut yaitu Park Soon-ae Menteri Pendidikan Korea Selatan akan menyerukan penghapusan sekolah menengah atas bahasa asing.

Ditambah dengan, rencana kementerian Pendidikan untuk menurunkan usia anak mulai sekolah.

“Saya bertanggung jawab atas semua kontroversi, termasuk rencana reformasi usia masuk sekolah. Saya berharap masa depan yang lebih baik untuk anak-anak kita,” ungkap Park, dikutip Korea Herald. Senin, 8 Agustus 2022.
 
Kementerian Pendidikan Park Soon-ae tidak menyebutkan secara spesifik rencana untuk menurunkan usia masuk sekolah menjadi di lima tahun.
 
 
Namun, dikutip oleh Korea Heralds, bahwa pengertian itu disimpulkan dari pernyataannya pada 29 Juli 2022. 
 
Itu secara eksplisit mengatakan kementerian berencana untuk menurunkan usia masuk sekolah menjadi lima tahun dan menambahkan hal itu sebagai perluasan penitipan anak di sekolah dasar.
 
“Pemerintah akan memberikan pendidikan yang berkualitas (untuk anak-anak) sejak dini dengan tanggung jawab untuk memastikan pertumbuhan yang stabil dan untuk mengurangi beban orang tua,” jelas Park.
 
Pada 29 Juli, Park mengatakan dia meminta presiden untuk sepenuhnya mempertimbangkan kebijakan kementerian mengenai rencana usia masuk sekolah, meskipun pada akhirnya pertemuan tersebut gagal.
 
 
Hingga kini, pemerintah telah mengambil langkah mundur pada rencana tersebut, itu menyusul karena tentangan dari orang tua dan sekolah.
 
Pemerintah juga mengatakan akan mengumpulkan pendapat dari masyarakat sebelum menjatuhkan putusan. Artinya kebijakan tersebut belum secara resmi dibatalkan.
 
 Beberapa jam sebelum pengumuman, Presiden Yoon Suk-yeol berkata, “tidak ada kebijakan yang bertentangan dengan rakyat” dan “Kebijakan dan reformasi penting harus dimulai dari membaca pikiran rakyat,” menurut juru bicara kepresidenan Kang In-sun.
 
Park Soon-ae adalah seorang mantan profesor di Sekolah Pascasarjana Administrasi Publik Universitas Nasional Seoul.
 
Park Soon-ae menerima jabatan sebagai Menteri Pendidikan pada bulan Juli dan mengundurkan diri pada bulan Agustus.***

Rekomendasi