Palestina Serukan Penghentian Konflik Israel pada PBB, Begini Respon PBB

inNalar.com – Palestina menyerukan intervensi internasional untuk menghentikan perluasan permukiman Israel di Tepi Barat.

Palestina juga meminta untuk memberikan perlindungan dan solusi konflik kedua negara Israel-Palestina.

Organisasi internasional harus turun tangan untuk menghentikan Israel menyita tanah, menghancurkan rumah, membakar pohon, dan menghancurkan infrastruktur di wilayah Palestina. Diungkapkan oleh Kementerian Luar Negeri Palestina. Dikutip Xinhua Kamis 5 Agustus 2022.

“Langkah-langkah Israel mengubah setiap percakapan, posisi, atau visi yang terkait dengan perdamaian berdasarkan solusi dua negara adalah fatamorgana dan mimpi yang tidak realistis, sulit dicapai,” tambahnya.

Baca Juga: Hujan Deras Kembali Datang Setelah 115 tahun Mampu Datangkan Bencana Banjir di Seoul Korea Selatan.

Israel telah membangun puluhan pemukiman di wilayah Palestina yang diduduki dan melanggar hukum internasional.

Dalam menanggapi hal tersebut, perwakilan Palestina untuk PBB mengatakan bahwa Palestina melakukan segala upaya untuk memperoleh suara penuh PBB guna melindungi dua negara.

Misi Palestina untuk PBB adalab bekerja untuk meyakinkan negara-negara Arab dan Eropa agar upaya ini tidak dihalangi oleh penggunaan hak veto apa pun. Itu dijelaskan oleh Riyad Mansour di stasiun radio resmi Voice of Palestine. Kamis, 5 Agustus 2022.

Sedangkan Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengangkat masalah ini dengan Presiden AS Joe Biden selama kunjungannya ke wilayah tersebut pada bulan Juli.

Baca Juga: Kabar Terbaru Kasus Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo Ditetapkan Menjadi Tersangka Pembunuhan Berencana

Ditambah dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron selama pertemuan mereka di Paris pekan lalu.

Berlanjut dengan Raja Abdullah II dari Yordania di Amman awal pekan ini, menurut Mansur. Xinhua, Kamis 5 Agustus 2022.

Solusi dua negara masih menjadi angan, karena Israel yang membangun ratusan permukiman di wilayah Palestina.

“Jika Dewan Keamanan PBB menyetujui keanggotaan penuh Palestina, itu akan menjadi langkah utama untuk solusi dua negara dan mengakhiri pendudukan Israel,” kata utusan PBB Palestina.

Baca Juga: Terungkap Fakta Terupdate Film Insidious 5, Berikut Bocoran Sinopsis, Tokoh, Timeline dan Setting Film

Diketahui terakhir negosiasi perdamaian Israel-Palestina, yang disponsori oleh Amerika Serikat, gagal pada tahun 2014.

Itu disebabkan oleh perpecahan yang sebagian besar adalah permasalahan pemukiman.

Palestina berusaha untuk mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Sementara Israel mengklaim seluruh kota sebagai ibu kota abadi yang tak terpisahkan.

Sedangkan, Koordinator Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Tor Wennesland pada Senin, 8 Agustus menyebut gencatan senjata di Gaza dan Israel sebagai sesuatu yang rapuh.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]