

inNalar.com – Selidiki kasus kematian Brigadir J di Magelang, Putri Candrawathi ikut berangkat dengan Tim Khusus.
Kasus tewasnya Brigadir J telah berlalu selama sebulan lebih dan pada akhirnya menemui titik terang.
Sampai saat ini polisi telah menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan berencana kepada Brigadir J.
Baca Juga: Profil Vincent Verhaag, Suami Jessica Iskandar yang Ikut Menyesali Kerugian Bisnis Hingga Miliaran
Selain itu Irjen ferdy Sambo juga melibatkan Perwira Menengah (Pamen) dan petinggi lainnya dalam kasus kematian Brigadir J.
Sesuai arahan terbaru dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menyampaikan beberapa hal.
Endra Zulpan mengatakan bahwa Kapolda Metro meminta para anggotanya supaya mendukung penuh proses penyelidikan kasus terkait.
“Kalau beliau (Kapolda Metro Jaya) arahan khususnya siapapun anggota kita yang dibutuhkan keterangannya dalam membuat terang perkara ini maka kita harus mendukung. Itu aja,” jelasnya.
“(Kami) harus memberikan ruang waktu kesempatan kapan pun kita akan menghadiri tidak menghalang-halangi,” lanjutnya.
Endra Zulpan juga menjelaskan bahwa Polda Metro Jaya tidak akan mengahalangi penyelidikan yang dilakukan Tim Khusus yang dibuat Kapolri.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Halaman 4 5 Materi Unsur-Unsur Berita
Terutama tentang kasus penembakan Brigadir J yang saat ini menjadi perhatian masyarakat Indonesia.
Dirinya lantas memastikan, tiap penyidik Polda Metro Jaya akan kooperatif dengan Timsus.
Yaitu terkait pencederaan etik dalam skenario pembunuhan oleh mantan Kadiv Propam tersebut.
Baca Juga: Kelanjutan Penelusuran Kematian Brigadir J, Penyelidikan Tim Khusus Sampai Berangkat Menuju Magelang
“Polda Metro Jaya pun tidak akan menghalangi pemeriksaan kepada para pamen yang diduga melakukan pelanggaran,” jelasnya
“Kami yakin kalau ada anggota yang dipanggil tentunya ini berkaitan dengan perkara,” lanjutnya.
Menurut Endra Zulpan, Polda Metro Jaya siap patuh terhadap apapun keputusan yang diberikan dari pimpinan Polri.
Baca Juga: Jelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, Kasatpres Pakai Konsep Sejarah Bangsa Indonesia
“Jadi bagaimana responnya terhadap empat pamen yang ditaruh di tempat khusus,” jelasnya.
“Polda Metro Jaya akan bersikap patuh terhadap arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam penanganan kasus pembunuhan kepada Brigadir Yoshua,” lanjutnya.
Jelang pengadilan, Bareskrim Polri mengerahkan pasukannya untuk menelusuri Magelang.
Baca Juga: Link Live Streaming Rans Cilegon United vs PSM Makasar, Saksikan Disini Gratis dan Gampang Ditonton
Yaitu demi demi menelusuri peristiwa yang picu kemarahan Irjen Ferdy Sambo, dan mendapat gambaran utuh kejadian.
Komjen Pol Agus Andrianto menjelaskan keberangkatan penyidik dari jajaran tim khusus tersebut yaitu terungkapnya motif pembunuhan Brigadir J.
Komjen Pol Agus menambahkan, penyidik juga akan mengumpulkan barang bukti yang dibutuhkan dari penelusuran Magelang.
Baca Juga: Update Kasus Brigadir J, Hingga Hari ini Total 31 Personil Diperiksa dan 11 Ditempatkan Khusus
penyidik turut melibatkan Putri Candrawathi meski bukan dalam bentuk fisik, melainkan keterangannya sebagai dasar penyidikan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi