

inNalar.com – Hingga kini terdapat 5 tersangka kasus kematian Brigadir J yang terus diusut oleh Kepolisian.
Namun, Putri Candrawathi (PC) belum diketahui perannya dalam pembunuhan Brigadir J di kediaman rumah dinas.
Kabar terbarunya, bahwa Bharada E membuka keterkaitan PC dalam melakukan pembunuhan Brigadir J.
Baca Juga: Fantastis! Anggaran Rp 252 Juta Hanya untuk Baju Dinas Bupati dan Wakil Bupati Lamongan
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi hingga kini belum menjelaskan peran Putri Candrawathi.
Brigjen Andi hanya mengatakan, bahwa keterlibatan PC hanya merupakan bagian dari rencana pembunuhan Brigadir J.
Kuasa hukum Bharada E yaitu Ronny Talapessy mengungkapkan bahwa Putri Candrawathi ada dalam rapat perencanaan pembunuhan yang digelar Ferdy Sambo.
Baca Juga: Jalanan di Gunung Sawur-Kajar Kuning Lumajang Rusak Parah dan Banyak Lubang, Cak Thoriq Janji Begini
Menurut Ronny, Bharada E mengetahui persis saat Putri Candrawathi berada di rumah Saguling maupun di TKP.
“Ibu ada di lokasi. Ada proses. Waktu di lantai tiga, ketika klien saya dipanggil ke dalam suatu ruangan meeting, ruangan rapat,” jelas Ronny.
“Ada Ibu PC, Pak FS, dan Saudara RR. Bharada E yang terakhir dipanggil. yang memanggil Saudara RR,” lanjutnya.
Baca Juga: Jerome Polin Beri Pertanyaan Soal Paspampres, Berikut ini Jawaban dari Kaesang Pangarep Bikin Ngakak
Selain itu menurut Ronny, Bharada E juga mengaku rapat tersebut secara khusus membahas rencana pembunuhan terhadap Brigadir J.
“Ketika sudah duduk di sofa, dia melihat Bu PC ternyata ada di dalam. Prosesnya cepat. Sampai di rumah TKP ada Bu PC,” jelas Ronny.
Pada Jumat 19 Agustus 2022 lalu, Ronny mengatakan bahwa dengan tertangkapnya ibu PC, Bharada E akan dengan mudahnya mendapatkan keadilan.
“Dengan status tersangka Saudari PC, ini akan membantu klien kami dalam persidangan nanti. Bharada E ini pangkatnya paling rendah. Dia tidak bisa berbuat banyak, (ada) perintah,” jelas Ronny.
Sebelumnya juga Kabareskrim telah menetapkan empat tersangka berikut dengan perannya masing-masing.
Bharada RE sebagai eksekutor penembakan, Bripka RR dan KM turut membantu dan menyaksikan penembakan korban.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi