

inNalar.com – Rektor Unila atau Universitas Negeri Lampung Prof Dr Karomani ditangkap dalam OTT KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) diduga terkait terima suap mahasiswa baru.
Rektor Unila ditangkap bersama dengan Wakil 1-nya, Dekan Fakultas Teknik, Dosen, dan pihak swasta. KPK mengamankan Prof Dr Karomani beserta barang bukti yang ada.
Diantara barang bukti yang didapat KPK saat penangkapan Rektor Unila itu yaitu uang pecahan rupiah, dan catatan keuangan. Berita ini sontak ditanggapi beragam oleh warganet.
Ada yang menuliskan komentar Rektor Unila setelah keluar dari penjara nantinya bsia jadi menteri, dan diperjuangkan untuk bisa masuk ASN, karena alasan kemanusiaan.
Baca Juga: Sempat Vakum, Kini Preman Pensiun 6 Hadir! Simak Tanggal Rilis dan Jam Tayangnya Lengkap di Sini
Dilansir inNalar.com dari unggahan akun Instagram @memomedsos pada Minggu, 21 Agustus 2022 banyak netizen menuliskan komentar aneh-aneh dan unik, diantaranya berikut.
“Kampus lain juga sama sudah jadi rahasia umum,” tulis akun @fajarsidikgumelar.
“Banyak sekali ahhh yang begitu..ini saja yg ketauan,” kata akun @lexi_azza.
Selain itu ada yang menuliskan komentar masuk kuliah nyogok, cari kerja begitu, setelah kerja auto korupsi atau peras orang agar balik modal, HRD tolong blacklist.
Apabila memiliki uang hingga 100-350 Juta meding langsung buka usaha saja, jumlah segitu di kampus lain sama unang biaya sarjana, akan dapat kembalian bisa belum mobil.
Ada yang menulis komentar di polisi juga banyak yang seperti itu, sebutan lainnya bayar uang bangku atau kursi, mari kampus-kampus besar juga ditindak sampai tuntas.
Baca Juga: Ferdy Sambo Saat ini Jadi Sorotan Netizen TikTok: Saya Gak Munafik Tapi Emang dia Manis
Baru mau jadi mahasiswa sudah pakai suap, bagaimana saat mau menjabat nanti? Dari pada buat jalu mandiri, mending untuk usaha, KPK kala menangkap jangan tanggung-tanggung.
Ada yang bayar 300-500 juta diloloskan menjadi polisi, mohon KPK tangkap juga, jika perlu sarankan untuk dipecat, itu salah satu yang membuat nama aparat hancur.
Sering terjadi di kampus-kampus hanya saj atidak terekspos, masuk SMA saja ada yang seperti itu, seperti saat ada sekolah RSBI suap menyuapnya kencang sekali, UI juga begitu.
“UI juga ada lho,” tulis akun @saktinguyen.
Memang kalau kuliah bisa jamin masa depan cerah? Jika semua sudah pakai uang, otaknya juga pasti hanya memikirkan duit, sehingga menghalalkan segala cara buat dapat harta.
Mendingan kalau punya uang buat modal usaha agar barokah, jadi mahasiswa kok bayar. Yang jualan radikal-radikal Rektor Unila ini, mending beli kripto buat bum-bum.
“Ilmu tinggi tidak menjamin ber-prilaku yang baik,” tulis akun @ridwanaabdul.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi