

inNalar.com – Ferdy Sambo dikabarkan memiliki bungker Rp900 Miliar di rumahnya baru-baru ini, banyak orang lantas bertanya-tanya kebenaran informasi tersebut.
Menanggapi hal tersebut Polri pun langsung bertindak cepat dengan menggeledah beberapa tempat tinggal Ferdy Sambo, untuk memastikan kebenaran bungker Rp900 Miliar.
Ferdy Sambo dan istrinya yang sudah ditetapkan oleh Polri sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J, diisukan memiliki bungker Rp900 Miliar, tetapi kebenaran kabar belum pasti.
Istri Ferdy Sambo yaitu Putri Chandrawathi baru saja ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan perkembangan sang suami beredar bagan Konsorsium 303 terkait judi.
Baca Juga: Rektor Unila Ditangkap KPK Diduga Terima Suap Penerimaan Mahasiswa Baru, Netizen: UI Juga Ada
Dilansir inNalar.com dari Antara pada Minggu, 21 Agustus 2022 Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Praseetyo memastikan bahwa kabar bungker Rp900 Miliar tidak benar.
“Info soal bungker Rp900 Miliar tidaklah benar,” ujar Dedi Prasetyo berdasarkan keterangan Timsus setelah melakukan penggeledahan di beberapa tempat Ferdy Sambo.
Walaupun begitu ada barang-barang lain yang ditemukan oleh Timsus dan disita untuk bukti di persidangan, Kadiv Humas itu juga menjelaskan bahwa penyidikan dengan pro justitia.
Dedi Prasetyo menerangkan pula bahwa Timsus masih terus bekerja sehingga memohon kesabaran dan dukungan dari semua kalangan untuk mengungkap kasus Ferdy Sambo ini.
Baca Juga: Sempat Vakum, Kini Preman Pensiun 6 Hadir! Simak Tanggal Rilis dan Jam Tayangnya Lengkap di Sini
Polri berkomitmen sejak awal akan mengusut perkara Ferdy Sambo hingga tuntas dengan mengedepankan pendekatan scientific crime investigation, Timsus juga fokus.
Polri sekarang sedang konsentrasi pada pembuktian pasal-pasal yang sudah diterapkan yaitu 340 subsider 338 juncto 55 dan 56, fokus pada hal ini moril maupun materilnya.
Baru-baru ini beredar di media sosial bagan Konsorsium 303 yang dipimpin Kaisar Sambo, isinya struktur lengkap pengamanan kriminal judi, ada banyak nama disebutkan di dalamnya.
Sementara di sisi lain, Kapolri memerintahkan jajarannya untuk menindak tegas judi dan kriminal lainnya, tidak diketahui apakah hal ini ada kaitannya atau tidak dengan Konsorsium 303.
Dimana Kisar Sambo disebutkan memimpin pengamanan judi. Kapolri meminta baik yang online, konvensional, dan bentuk kejahatan kriminal narkotika, pungutan liar, serta ilegal minning.
Tidak hanya itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya menindak penyalahgunaan BBM dan LPG, arogansi aparat, hingga keberpihakan dalam menangani masalah hukum.
Semuanya pelanggaran hukum di wilayah masing-masing tidak bisa dibiarkan, apalagi jika ada aparat berwajib yang terlibat ikut mengamankan kriminal-kriminal tersebut.
Maka Kapolri benar-benar tidak akan memberikan toleransi, tidak ttanggung-tanggung Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan akan langsung mencopot pejabat terkait pelanggaran.
Baca Juga: Link Live Streaming MotoGP Austria 2022 di Trans7, Lengkap dengan Jadwal Tayang dan Starting Grid
Kapolri Jenderal Listyo Sogot Prabowo akan menindak tegas jajarannya yang terlibat, baik Kapolres, Direktur, atau Kapolda akan dipecat jika terbukti bersalah ikut mengamankan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mengatakan kepada jajarannya yang tidak sanggup mengemban amanah sebagai Polisi penegak hukum agar mengangkat tangannya.
Namun tak ada satupun peserta rapat yang mengangkat tangan, sehingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa dengan begitu dirinya opstimis mampu menangani masalah internal Polri.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi