Soal Isu Ferdy Sambo LGBT dan Otopsi Brigadir J, Arteria Dahlan Cecar Mahfud MD saat RDP di DPR RI

inNalar.com – Isu Ferdy Sambo LGBT dan otopsi dubur menjadi bahan cecaran Arteria Dahlan kepada Mahfud MD saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Mulanya Arteria Dahlan menyebutkan bahwa setiap kali Mahfud MD berbicara kepada publik, selalu faktual dan terjadi, ada banyak hal disampaikan yang menjadi nyata.

Arteria Dahlan menanyakan kepada Mahfud MD yang pertama yaitu soal terdapat siapa Anggota DPR yang dihubungi Ferdy Sambo, kedua pernyataan akan adanya tersangka baru.

Baca Juga: Sempat Vakum, Kini Preman Pensiun 6 Hadir! Simak Tanggal Rilis dan Jam Tayangnya Lengkap di Sini

Selanjutnya Arteria Dahlan menanyakan banyak hal, diantaranya ada diagram Konsorsium 303 dengan Kaisar Sambo, lalu motif pembunuhan Brigadir J yang disebut sensitif.

Sebagaimana dilansir inNalar.com dari video yang diunggah di kanal resmi YouTube DPR RI pada 22 Agustus 2022 Arteria Dahlan bertanya motif dimaksud Mahfud MD menjijikkan.

Mahfud MD juga menyebut hanya untuk didengar oleh orang dewasa, tapi seakan-akan menonton film porno, semua otak asosiasinya berpikir apa saja, yang unik disambut Kabareskrim.

Baca Juga: Ferdy Sambo Keenakan Diduga Ditahan di Hotel Daerah Jakarta Selatan Bukan Penjara, Cek Faktanya Berikut ini

Dimana Kabareskrim menjelaskan bahwa untuk menjaga para pihak, biarlah motif menjadi konsumsi penyidik saja, tapi setelah itu kemudian muncul isu LGBT, lalu otopsi dubur.

“Indah ceritanya, tapi sedetik setelah itu, ada lagi isu yang namanya LGBT, makin bingung, setelah itu lagi nanti otopsi dubur,” kata Arteria Dahlan singgung hubungan sesama jenis.

Arteria Dahlan berharap ada informasi yang vali dterkait semua hal ini. Mahfud MD lalu menjawab dari apa yang dimaksud olehnya terkait motif kasus pertama muncul yaitu pelecehan.

Baca Juga: Anak dari Ferdy Sambo, Trisha Eungelica Murid yang Paling Disegani di Sekolah Militer, Ini Profilnya

“Pelecehan itu apa sih?, apakah dia buka baju, memaksa maaf memaksa buka baju dalam, atau memperlihatankan barang tertentu, atau apa, itu kan hanya bisa didengar oleh orang dewasa,” kata Mahfud MD.

Tapi bagaimana jika pelecehan dimaksud pemerkosaan, lalu bila ada motif cinta segi tiga atau segi empat, dengan siapa-siapa?, ini maksud Mahfud MD agar direkontruksi oleh polisi.

Waktu itu Mahfud MD hanya menjawab pertanyaan wawancara TV One, kemudian Menkopolhukam itu menjelaskan maksudnya mengatakan bahwa anggota DPR diam.

Baca Juga: Ferdy Sambo Saat ini Jadi Sorotan Netizen TikTok: Saya Gak Munafik Tapi Emang dia Manis

Terkait kasus Ferdy Sambo maksud Mahfud MD yaitu agar sama-sama mendorong perkara yang dasarnya adalah hukum produk dari wakil rakyat di Senayan juga.

Terakhir Mahfud MD menjelaskan maksudnya terkait ucapannya ‘Kerjaan Sambo’, ternyata adalah Divisi Propam yang mana ada tiga tugas bawahan, memeriksa, menyelidiki, dan menghukum.

Dimana semuanya diputuskna oleh Ferdy Sambo, itulah yang dimaksud oleh mahfud MD dengan bintang dua rasa bintang lima.***

Rekomendasi