Megaproyek NEOM, Visi Futuristik Putra Mahkota Arab Saudi MBS yang Boroskan Uang hingga 2 Triliun USD

inNalar.com – Arab Saudi kini tengah mulai mengerjakan megaproyek yang sangat ambisius bernama NEOM sebagai bagian dari visi 2030.

Proyek NEOM dipimpin langsung oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman , dengan tujuan untuk menciptakan sebuah kota futuristik.

NEOM diharapkan tidak hanya mengubah wajah Arab Saudi, tetapi juga menjadi model baru bagi pembangunan berkelanjutan di seluruh dunia.

Baca Juga: Tinggalkan Lampu Teplok Tapi Tolak PLN? 75 Keluarga di Banyumas Kompak Bangun Desa Mandiri dengan Infrastruktur Ini

Dengan investasi yang diperkirakan mencapai 2 Triliun US Dollar, megaproyek ini terdiri dari 4 sub-proyek yang dirancang untuk mengintegrasikan teknologi canggih dengan prinsip keberlanjutan.

Sub-proyek tersebut meliputi 4 proyek bernama The Line, Oxagon, Trojena, dan Sindalah.

Pertama adalah The Line, yang berupa sebuah kota linear yang membentang sepanjang 170 kilometer.

Baca Juga: Progres Seret, Proyek Jalan Hotmix Rp7,7 Miliar di Halmahera Selatan Bikin Resah Warga Pulau Makian

Dengan lebar hanya 200 meter dan tinggi mencapai 500 meter, The Line dirancang untuk menampung hingga sembilan juta penduduk.

Lalu ada Oxagon yang merupakan kota industri yang dirancang untuk menjadi pusat inovasi dan produksi berkelanjutan.

Oxagon akan memiliki struktur berbentuk delapan sisi dan terletak di tepi laut, memfasilitasi akses mudah ke transportasi laut.

Baca Juga: Telan Biaya Rp70 Miliar per Unit, Kereta Tanpa Rel Buatan China di IKN Ternyata Gagal Full Otomatis: Tak Secanggih Ekspektasi!

Kota ini bertujuan untuk menarik perusahaan-perusahaan teknologi tinggi dan industri ramah lingkungan.

Yang ketiga adalah Trojena yang merupakan sebuah resor pertama di kawasan Arab Saudi yang menawarkan pengalaman ski.

Karena Trojena adalah destinasi wisata pegunungan yang direncanakan untuk menawarkan pengalaman luar ruangan yang unik, termasuk ski dan aktivitas musim dingin lainnya.

Baca Juga: Solo Makin Canggih! Trem Bersuara Senyap Rp20 Miliar Membaur di Jalanan Pusat Kota: Uji Coba Sukses?

Terakhir adalah Sindalah yang nantinya akan berupa pulau mewah yang direncanakan sebagai destinasi liburan eksklusif di kawasan tepi Laut Merah.

Sindalah ini dirancang untuk menarik wisatawan kelas atas dengan menawarkan akomodasi eksklusif dan pengalaman pariwisata unik.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, NEOM juga berkomitmen pada inovasi teknologi.

Baca Juga: Pengin Jadi Forest City, Megaproyek China-Malaysia Rp1,536 T Justru Sabet Pamor Kota Hantu Paling Legend se-ASEAN

Salah satunya adalah pengembangan makanan berkelanjutan melalui akuakultur regeneratif dan makanan baru.

NEOM juga berinvestasi dalam energi terbarukan, dengan rencana untuk menggunakan 100% energi bersih dalam operasionalnya.

Di sisi lain, meskipun proyek ambisius Arab Saudi pimpinan Putra Mahkota Mohammed bin Salman ini terdengar sangat baik, tapi nyatanya tetap saja di terlepas dari kontroversi.

Karena proyek ini dibangun di kawasan yang berpenghuni sehingga terdapat laporan mengenai protes dari penduduk lokal terkait pemindahan mereka akibat pembangunan.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa ada tindakan keras yang hingga menyebabkan kematian dilakukan terhadap para pengunjuk rasa yang menolak relokasi.

Sehingga hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai hak asasi manusia dan dampak sosial dari proyek besar yang di pimpin Putra Mahkota Mohammed bin Salman ini.

Tak hanya itu sebagian orang juga memandang skeptis proyek besar milik Arab Saudi ini, karena menganggapnya terlalu ambisius dan sulit dicapai dalam waktu yang ditentukan. ***

 

Rekomendasi