

inNalar.com – Kabar gembira untuk warga Kalimantan Barat. Daerahnya akan segera memiliki jalan tol perdananya. Demi permudah akses menuju Pelabuhan Kijing, garapan ini digesa oleh pemerintah.
Jalan tol Pontianak-Pelabuhan Kijing membentang sepanjang 90 km dan saat ini untuk progresnya sendiri sedang penyusunan Feasibility Study.
Selain itu, juga mulai disusun untuk Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) oleh Badan Pengatur Jalan Tol.
Pembangunan Jalan tol Pelabuhan Kijing ini terbagi dalam dua seksi, melansir dari laman Kementerian PUPR.
Seksi 1 menghubungkan Pontianak (Batu Layang) ke Sei Pinyuh sepanjang 37,6 km, sementara Seksi 2 menghubungkan Sei Pinyuh dengan Pelabuhan Kijing sepanjang 31,83 km.
Proyek ini terwujud melalui kemitraan antara badan usaha dan pemerintah.
Tol ini ke depannya akan terintegrasi dengan pengembangan Pelabuhan Kijing, sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).
Pelabuhan ini akan dibangun berstandar internasional yang akan menjadi pelabuhan terbesar di Kalimantan.
Berperan sebagai pusat smelter, distribusi aspal, CPO, bauksit, dan transshipment bahan bakar, serta menyediakan layanan terpadu untuk investor.
Pada awal 2024, proyek ini sudah siap dilelang dan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas sekaligus mempercepat waktu tempuh.
Namun, proyek ini belum diketahui akan dilelang kapan. Tapi yang dapat dipastikan untuk FS dan AMDAL sudah diurus langsung tim BPJT.
Kondisi saat ini, untuk menempuh perjalanan dari Pontianak ke Pelabuhan Kijing membutuhkan sekitar dua jam melalui Jalan Nasional dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam.
Baca Juga: BRI Gelar Treasury Banking Summit di Yogyakarta: Membangun Kolaborasi Perbankan Nasional
Harapannya, dengan adanya tol sepanjang 90 km ini akan mempersingkat waktu tempuhnya.
Tol ini juga diharapkan mendukung pengembangan Kawasan Industri, memperlancar distribusi komoditas, serta melayani lalu lintas kendaraan pribadi.
Pra-studi Kelayakan Jalan Tol Kalimantan Barat dari Direktorat Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga mengusulkan perpanjangan ruas tol Pontianak-Kijing hingga ke Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas.
Baca Juga: China Sampai Ikut Bantu RI Danai Proyek Makan Siang Gratis Prabowo, APBN Rp71 Triliun Gak Nutup?
Pembangunan ini akan dilakukan secara bertahap. Hal ini juga dilakukan melihat kondisi Pontianak yang semakin macet dan di Pulau Kalimantan sendiri baru memiliki satu jalan tol.
Dengan perpanjangan ini, tol diharapkan dapat mengakomodasi lalu lintas, khususnya kendaraan berat menuju pusat industri, perkebunan, peternakan, dan pertambangan di Singkawang.
Dimana Singkawang ini juga memiliki Kawasan Wisata Pasir Panjang, salah satu tujuan wisata unggulan di sana.
Harapannya, pembangunan tol ini tak hanya mempersingkat waktu tempuh, namun juga memudahkan konektivitas masyarakat di Kalimantan Barat.*** (Aliya Farras Prastina)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi