Seram! Ternyata Amerika Serikat Pernah Punya Proyek Rahasia, Subjek Eksperimen Warga Negaranya Sendiri

  inNalar.com – Pada saat dunia terbelah antara dua kekuatan besar, Amerika Serikat dan Uni Soviet, muncul sebuah proyek rahasia yang kelak dikenal sebagai MK Ultra.

Proyek rahasia ini, yang dijalankan oleh Central Intelligence Agency (CIA), bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengembangkan teknik pengendalian pikiran melalui berbagai eksperimen.

Tujuan utama dari proyek MK Ultra ini tak lain adalah untuk menemukan cara mengendalikan perilaku dari seorang manusia.

Baca Juga: Proyek Blok Masela Senilai Rp287 Triliun di Maluku Masih Mangkrak? Begini Nasib Produksi Gas RI hingga 2048

Sehingga CIA sampai menggunakan metode yang mencakup penggunaan obat-obatan, hipnosis, dan bahkan hingga penyiksaan.

MK Ultra dimulai pada tahun 1953, dipimpin oleh Sidney Gottlieb, seorang ilmuwan yang dikenal sebagai poisoner in chief.

Gottlieb dan rekan-rekannya percaya bahwa dengan menemukan kombinasi bahan kimia tertentu dan teknik interogasi yang efektif, mereka dapat menguasai pikiran manusia.

Baca Juga: Kapasitas 150 Gbps, Meutya Hafid Pastikan Proyek Satelit SATRIA Ratakan Internet hingga Daerah 3T Indonesia

Program rahasia ini merupakan lanjutan dari penelitian sebelumnya tentang teknik pengendalian pikiran yang digunakan oleh musuh dalam Perang Korea.

CIA sebagai representasi Amerika Serikat berupaya untuk menciptakan semacam serum kebenaran yang bisa membuat seseorang berperilaku sesuai dengan program yang telah ditanamkan dalam diri mereka.

Dalam pelaksanaannya, Program ini sampai melibatkan berbagai metode eksperimen yang mencengangkan dan tergolong ekstrem.

Baca Juga: Dukung Inovasi Produk Kopi Aceh, Pemerintah Bangun Fasilitas Gedung Senilai Rp 100,3 Miliar

Salah satu bahan utama yang digunakan adalah LSD, sebuah obat psikedelik yang pada saat itu masih baru dan belum sepenuhnya dipahami efeknya.

Gottlieb melakukan eksperimen dengan LSD pada dirinya sendiri sebelum memutuskan untuk mengujinya pada orang lain.

Lalu setelah itu mulai menjamah ke warga-warga Negeri Paman Sam pada masa tersebut, yang di mana sering kali dak menyadari bahwa mereka sedang diuji coba.

Baca Juga: Investasinya Capai Rp 2 Triliun, Rumah Sakit Abdi Waluyo Siap Lengkapi Layanan Kesehatan Warga IKN

Karena orang-orang yang menjadi subjek percobaan ini diberikan obat tanpa persetujuan atau pengetahuan mereka.

Selain LSD, percobaan ini juga mengeksplorasi penggunaan obat-obatan lain seperti heroin dan kokain, serta teknik psikologis seperti hipnosis dan deprivasi sensorik.

Dan salah satu metode paling kontroversial adalah penggunaan shock listrik dalam jumlah besar untuk mengatur ulang pikiran subjek.

Baca Juga: Jalan Tol Sepanjang 90 Km di Kalimantan Barat Siap Dibangun, Pontianak-Pelabuhan Kijing Bakal Makin Lancar!

Mengejutkannya semua ini dilakukan di lembaga-lembaga kesehatan mental resmi di seluruh Amerika Serikat dan Kanada.

Termasuk di McGill University di Montreal, di mana banyak pasien menjadi korban eksperimen tanpa sepengetahuan mereka.

Dampak dari program rahasia yang mengerikan ini sangat merusak, bahkan banyak individu mengalami trauma psikologis jangka panjang akibat perlakuan yang tidak manusiawi ini.

Akhirnya eksperimen tidak berkeprimanusiaan ini terungkap pada tahun 1970-an, dan tentu saja publik bereaksi dengan kemarahan dan ketidakpercayaan.

Banyak orang mulai mempertanyakan etika pemerintah pada itu dalam melakukan eksperimen tanpa mempertimbangkan hak asasi manusia.

Bahkan pengungkapan proyek mengerikan ini memicu serangkaian penyelidikan dan tuntutan hukum terhadap pemerintah Amerika Serikat.

Meskipun eksperimen mengerikan ini dihentikan pada awal 1970-an, namun banyak dokumen terkait eksperimen berhaya tersebut hilang atau dirusak.

Sehingga meninggalkan banyak pertanyaan tentang sejauh mana eksperimen tersebut dilakukan dan siapa saja yang terlibat.

Warisan eksperimen menyeramkan ini masih terasa hingga hari ini Karena banyak korban dan keluarga mereka masih berjuang untuk mendapatkan keadilan dan pengakuan atas apa yang telah terjadi.

Hingga warisan dari MK Ultra Project terus mempengaruhi kebijakan pemerintah Amerika Serikat terkait etika penelitian hingga saat ini.

Proyek mengerikan ini menjadi simbol dari adanya potensi penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintah dalam nama keamanan nasional.***

 

Rekomendasi