

inNalar.com – Kali ini Ustadz Adi Hidayat berceramah mengenai hal sepele saat wudhu yang mampu menghapus segala dosa kecil dan besar.
Ustadz Adi Hidayat mengatakan, hal sepele saat wudhu ini tidak membatalkan wudhu.
Terlebih malah menghapus dosa-dosa orang muslim yang mengamalkannya.
Baca Juga: Ingin Segala Usaha Cepat Sukses dan Punya Rejeki Nomplok? Ustadz Adi Hidayat Beberkan Amalannya
Wudhu sendiri merupakan salah satu syarat sah sholat, dan banyak keutamaan didalam tuntunannya jika dilakukan secara ikhlas dan istiqomah.
seorang muslim harus memerhatikan saat bersuci lantaran bila tidak sesuai rukun, maka shalat yang dikerjakan bisa tidak sah.
Lantas bagaimana jika berbicara saat berwudhu, bisakah hal itu membatalkan wudhu?
Pertanyaan tersebut seperti dilontarkan oleh seorang jemaah kepada Ustadz Adi Hidayat atau biasa disapa juga UAH.
Sebagaimana dikutip dari Portal Sulut “Lakukan Ini Saat Wudhu Bisa Bikin Kesempatan Dosa Diampuni Hilang, Simak Penjelasan Ustadz Adi Hidayat“
“Ustadz apakah boleh berbicara saat ketika sedang berwudhu?” kata Ustadz Adi Hidayat saat membacakan pertanyaan dari jamaah tersebut.
Baca Juga: Hutang Setinggi Gunung pun Seketika Lunas Jika Membaca Kalimat Ini Menurut Ustadz Adi Hidayat
Mendengar pertanyaan itu, Ustadz Adi Hidayat dengan tegas mengatakan tidak membatalkan wudhu.
Akan tetapi, menurut UAH, berbicara saat berwudhu akan menghilangkan salah satu keutamaan dari berwudhu.
“Kalau berbicara nggak membatalkan wudhu. Tapi Anda kehilangan kesempatan pahala diampuni dosa-dosa yang telah berlalu,” terang Ustadz Adi Hidayat.
Lanjut Ustadz Adi Hidayat, hal itu sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muhammad.
Hadits tersebut jelas UAH, menyebutkan salah satu keutamaan yang diperoleh oleh orang berwudhu adalah dengan tidak berbicara.
Sebagaimana hadits tersebut berbunyi sebagai berikut.
“Saat seseorang berwudhu kemudian membaguskan wudhunya dan mengerjakan sholat dua rakaat, di mana ia tidak berbicara dengan dirinya dalam berwudhu dan sholatnya tentang hal duniawi, niscaya keluarlah ia dari segala dosanya, seperti hari ia dilahirkan oleh ibunya.” demikian sabda Rasulullah SAW dari Utsman bin Affan (HR Bukhari Muslim).
Baca Juga: Hotman Paris Minta Polisi Tindak Lanjuti Kasus Kematian Santri di Pondok Darussalam Gontor
“Karena bahasa haditsnya, jangan berbicara. Bahasa haditsnya selama dia tidak bicara antara wudhu sampai dia sholat, bahasa haditsnya,” terang Ustadz Adi Hidayat.
Tambah UAH kembali menerangkan, ketika berbicara saat berwudhu, maka hal tersebut tidak membatalkan wudhu.
Akan tetapi menghilangkan keutamaan dari berwudhu, yakni dihapusnya dosa-dosa yang telah berlalu.
“Tidak membatalkan wudhu, cuma sayangnya kehilangan kesempatan diampuni dosa-dosa. Ya, jelas, ya?” ujarnya.***(Sandi Mokoagow/Portal Sulut)