Telan Biaya Rp2,1 Triliun, Rumah Sakit Katastropik di Jawa Timur Ini Jadi yang Terbesar di Indonesia

inNalar.com – Sarana kesehatan yang baik diperlukan untuk menjamin akses kesehatan yang mudah. Terbaru, pemerintah bangun rumah sakit katastropik di Jawa Timur dan jadi yang terbesar di Indonesia.

Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui pembangunan fasilitas kesehatan modern.

Salah satu proyek ambisius yang telah selesai adalah pembangunan Rumah Sakit UPT Vertikal Katastropik di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga: Dibantu Uni Emirat Arab (UEA), Renovasi GOR Manahan Solo Diperkirakan Telan Dana hingga Rp47,3 Miliar!

Rumah sakit ini menjadi yang terbesar dan termahal yang pernah dibangun oleh Kementerian Kesehatan, dengan total anggaran mencapai Rp2,1 triliun.

Proyek ini tidak hanya menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperbaiki sektor kesehatan, tetapi juga memberikan solusi terhadap permasalahan yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama pasien dengan penyakit katastropik.

Penyakit katastropik merujuk pada kondisi yang diidap pasien dapat mengancam nyawa dan dalam perawatan perlu biaya besar dan perawatan lama.

Baca Juga: Ironis! Proyek Sekolah di Maluku Senilai Rp7,9 Miliar Kini Terbengkalai, Hasilnya Jauh dari Kata Layak

Bahkan BPJS sudah menggelontorkan dana Rp24 triliun untuk menanggung penyakit katastropik di Indonesia. Dengan penyakit jantung jadi yang terbesar dengan Rp12,14 triliun.

Fasilitas kesehatan Indonesia juga dianggap kurang mumpuni. Bahkan Presiden Joko Widodo pernah mengungkapkan terdapat 1 juta warga Indonesia memilih berobat ke luar negeri.

Selain itu, berobat ke luar negeri juga akan memerlukan biaya yang tidak sedikit, namun juga membuat Indonesia mengalami kerugian.

Baca Juga: Habiskan Dana Rp25 Miliar, Revitalisasi Taman di Sumatera Utara Dirumorkan Dapat Lahirkan Atlet Profesional

Akibatnya, Indonesia kehilangan Rp180 triliun karena banyak yang memilih berobat ke luar negeri.

Rumah Sakit Katastropik Surabaya ini diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 6 September 2024 lalu.

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi menekankan bahwa rumah sakit ini diharapkan dapat menjadi pusat rujukan utama untuk berbagai penyakit katastropik, seperti stroke, kanker, jantung, dan penyakit berbahaya lainnya.

Baca Juga: Berani Utang Rp 24 Triliun ke China, Mega Proyek PLTA di Sumatera Utara Butuh 10 Tahun Agar Bisa Selesai

Dengan hadirnya fasilitas kesehatan modern seperti Rumah Sakit UPT Vertikal Katastropik ini, pemerintah berharap dapat mengurangi ketergantungan masyarakat pada layanan medis luar negeri.

Rumah sakit ini berdiri di atas lahan strategis di Kota Surabaya, yang merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia dan pusat kegiatan ekonomi serta kesehatan di Jawa Timur.

Rumah sakit ini tidak hanya melayani masyarakat Jawa Timur, tetapi juga pasien dari seluruh Indonesia yang membutuhkan layanan medis khusus.

Baca Juga: Didesain Kuat Hingga 50 Tahun, Jembatan Pembelah Sungai Brantas di Jawa Timur Ini Bentuknya Unik

Salah satu keunggulan rumah sakit ini adalah konsep center of excellence, di mana pelayanan kesehatan terfokus pada penyakit-penyakit yang memerlukan penanganan khusus.

Rumah sakit ini dilengkapi dengan ruang operasi berteknologi tinggi, laboratorium modern, ruang perawatan intensif, hingga pusat rehabilitasi medis.

Semua fasilitas dirancang untuk mendukung perawatan pasien secara komprehensif, mulai dari diagnosis, pengobatan, hingga pemulihan.

Keberadaan rumah sakit ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, Rumah Sakit UPT Vertikal Katastropik di Surabaya menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Indonesia.

Rumah sakit ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan di bidang kesehatan, tetapi juga harapan baru bagi pasien yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan medis yang memadai di dalam negeri.***(Muhammad Arif)

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]