Heboh! BAB di Bendera Amerika Hingga Datangi Rumah Pejabat, Rakun ini Disebut Tidak Nasionalis

inNalar.com – Baru-baru ini ramai tentang seekor rakun yang mendatangi rumah pejabat hingga BAB di atas bendera Amerika, dianggap tidak nasionalis.

Dilansir UPI.com, seorang pejabat daerah di New York mengatakan, rumahnya telah berulang kali didatangi oleh rakun hingga buang air besar (BAB) di atas bendera.

Sam Fein, seorang pejabat di daerah Albany yang mewakili distrik 6, didatangi rakun dalam rumahnya di South End of Albany.

Rakun datang dan menyerang rumahnya sebanyak tiga kali dalam beberapa minggu.

Baca Juga: Heboh! Berkat Anjing, Polisi Ungkap Penumpang Sembunyikan Narkoba di Bawah Kursi Roda, Ini Kronologisnya

Fein mengatakan insiden pertama ketika dia membiarkan pintu belakang terbuka untuk jalan kucingnya.

Lalu kedua masuknya rakun adalah ketika Fein memasang pintu khusus kucing.

Terakhir, rakun masuk dengan membuat jalannya sendiri.

Pejabat legislator tersebut, mengungkapkan insiden terbaru terjadi ketika dia mengunjungi Lake George di hari libur.

Baca Juga: Adam Levine Diduga Selingkuh dari Istrinya dan Mencoba Menamai Anak Ketiganya dengan Nama Sang Selingkuhan

Tiba-tiba ia mendapat telepon dari tetangganya bahwa di rumahnya terdengar suara-suara misterius.

Lantas Fein langsung memeriksa CCTV guna mengetahui apa yang terjadi di rumahnya.

“Saya memiliki kamera CCTV di dalam ruangan, jadi saya bisa melihat ada rakun di rumah,” jelas Fein yang dikutip UPI.com.

Selain itu, Fein juga mengatakan rakun tersebut beberapa kali telah mencuri makanan, mengobrak-abrik barang-barangnya dan mengacaukan rumahnya.

Baca Juga: Ini Kata Shin Tae Yong Paska Timnas Indonesia Menang, Akhirnya Squad Garuda Senior dan U 20 Lolos Piala Asia

Tidak hanya mengacaukan rumahnya, rakun itu juga diketahui buang air besar atau BAB di bendera Amerika yang terlipat pada lemari.

“Saya perhatikan rakun masuk ke lemari yang didalamnya ada bendera Amerika terlipat, lalu rakun itu  buang air besar di atas bendera Amerika,” kata Fein.

Aksi rakun tersebut, membuat Fein mengatakan, “Benar-benar seekor rakun yang tidak nasionalis.” ***

Rekomendasi