Ada Jembatan Unik di Tol IKN Seksi 3B, Tapi Manusia Jangan Coba-Coba Lewat


inNalar.com –
Ibu Kota Nusantara (IKN) kini menunjukkan komitmen Indonesia untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan melalui jembatan satwa.

Jembatan unik ini akan dirancang khusus untuk memfasilitasi perlintasan satwa liar, dan memastikan bahwa spesies yang terancam tidak kehilangan habitatnya akibat pembangunan jalan tol.

Karena biasanya dalam suatu pembangunan infrastruktur modern, perhatian terhadap keberlangsungan ekosistem sering kali terabaikan.

Baca Juga: Kucurkan Dana Rp75 Miliar, Lahan Waduk di Jawa Tengah Seluas 75 Hektare Ini Bakal Dipercantik

Pembangunan jalan tol IKN merupakan bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Proyek ini bertujuan untuk menciptakan pusat pemerintahan yang lebih berkelanjutan dan mengurangi kepadatan di Jakarta yang sudah menjadi masalah sosial.

Namun, karena pembangunan infrastruktur besar seperti jalan tol sering kali menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, terutama bagi hewan liar yang habitatnya terganggu.

Baca Juga: Bak Dongeng Legendaris! Jalan Menghilang ke Laut di Swedia-Denmark Ini Ternyata Jembatan Seharga Rp65,2 Triliun

Untuk menjawab potensi dampak negatif ini, pemerintah dan pihak terkait memutuskan untuk membangun jembatan satwa sebagai solusi.

Jalan unik ini bertujuan untuk bisa melindungi spesies liar yang ada di sekitar kawasan tersebut, seperti orangutan, bekantan, dan berbagai jenis burung serta mamalia lainnya.

Diharapkan dengan adanya infrastruktur ini, hewan yang mendiami kawasan tersebut dapat melintas dengan aman tanpa harus berhadapan langsung dengan lalu lintas kendaraan.

Baca Juga: Peran Kuat Agen BRILink di Pelosok Sumatera Utara, Bukti Keberhasilan BRI Perluas Inklusi Keuangan

Jembatan satwa di jalan tol IKN dirancang dengan konsep yang mempertimbangkan kebutuhan spesies liar.

Dengan struktur yang akan dilengkapi dengan area hijau yang luas, sehingga menciptakan lingkungan yang ramah bagi binatang di sana.

Desainnya mengintegrasikan elemen alami seperti pepohonan dan tanaman lokal untuk menarik perhatian satwa agar mau melintas.

Baca Juga: Presiden Prabowo Menargetkan Gedung Utama Pemerintahan di IKN Bakal Rampung Tahun 2028

Selain jembatan unik itu sendiri, proyek ini juga mencakup terowongan dan jalur khusus yang memungkinkan hewan bergerak bebas tanpa hambatan.

Fasilitas ini dirancang untuk memastikan bahwa hewan liar di IKN dapat berpindah antara habitat mereka dengan aman, mengurangi risiko kecelakaan antara kendaraan dan hewan.

Jalan khusus ini akan menjadi jalur penting bagi berbagai spesies yang terancam punah.

Baca Juga: Dengan Anggaran 225 Juta USD, Para Ilmuwan Berencana Hidupkan Kembali Mammoth yang Menjadi Karakter Manny Dari Film Ice Age

Di antaranya adalah orangutan Kalimantan, bekantan, macan dahan, hingga beruang madu.

Dengan menyediakan jalur aman bagi satwa liar, jembatan ini berkontribusi pada upaya konservasi yang lebih luas.

Salah satu manfaat utama dari pembangunan jembatan satwa adalah pengurangan konflik antara manusia dan hewan.

Dengan memberikan jalur aman bagi satwa untuk melintas, risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan hewan dapat diminimalkan.

Hal ini tidak hanya melindungi satwa tetapi juga meningkatkan keselamatan pengendara di jalan tol di IKN tersebut.

Jembatan satwa ini juga mendukung keberlanjutan ekosistem lokal dengan menjaga konektivitas antar habitat.

Konektivitas penting bagi migrasi alami dan pencarian makanan oleh spesies liar, sehingga membantu menjaga kesehatan ekosistem secara keseluruhan.

Sebagai informasi, jembatan satwa ini tengah dibangun di Tol IKN seksi 3B.***

Rekomendasi