Proyek Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Lanjut Hingga 2 Daerah di Jawa Barat Ini, Efektif Tingkatkan Perekonomian?


inNalar.com
– Pembangunan jalan tol Ciawi-Sukabumi seksi tiga yang menghubungkan Cibadak – Sukabumi Barat dengan panjang 13,7 km masih berlanjut dengan progres konstruksi sebesar 16,4%.

Sementara, seksi keempat yang terletak di Sukabumi Barat dan Sukabumi Timur progres proyeknya diketahui masih dalam tahap persiapan. Sebelumnya, seksi satu dan dua yakni dari Ciawi ke Cibadak dengan total panjang 26,4 km telah beroperasi dengan baik dan dioperasikan oleh PT Trans Jabar Tol.

Untuk saat ini, proyek pembangunan jalan tol tersebut bahkan telah mendapatkan pembaruan signifikan sesuai dengan rencana perpanjangan ruas tol hingga ke Sukabumi Timur dan Padalarang.

Baca Juga: Kebijakan PPN Naik 12 Persen di 2025, Ini Daftar Barang Sehari-Hari yang Tidak Ikut Mengalami Kenaikan Harga

Dalam draft Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, proyek ini memiliki panjang 115 km dan menelan biaya Rp 7,7 triliun. Sungguh angka yang fantastis, bukan?

Sony Sulaksono Wibowo selaku Anggota BPJT menyebutkan bahwa memang proyek ini akan berkelanjutan.

Proyek ini ditargetkan akan rampung pada kuartal dua pada tahun 2026 mendatang. Meskipun demikian, Sony menegaskan bahwa pembangunan tol ini masih dalam rencana umum dan belum dilakukan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Lulus SKD? Ini Rahasia Sukses Menghadapi Tahapan SKB CPNS 2024

Menimbang pernyataan diatas, dapat ditarik benang merah bahwa Pemerintah Indonesia tidak main-main dengan proyek tol Ciawi-Sukabumi meskipun sarat akan kontroversi.

Mengapa hal itu dapat terjadi? Tentu hal ini berkaitan dengan adanya tujuan yang jelas; untuk memperlancar konektivitas antara Jakarta dan wilayah-wilayah vital di Provinsi Jawa Barat.

Kehadiran jalan tol baru ini digadang-gadang memiliki peran penting dalam mempersingkat waktu tempuh perjalanan dan juga dapat mengurai kemacetan pada jalan-jalan nasional di sekitar wilayah Jakarta-Bogor-Sukabumi.

Baca Juga: 706 Peserta Lolos SKD Kemendagri 2024, Berikut Bocoran Tips Persiapan Tes SKB

Perjalanan yang sebelumnya memakan waktu 4-5 jam dapat ditekan menjadi 2,5 jam perjalanan.

Dengan hadirnya proyek inipun, wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi seperti di wilayah Sukabumi akan memiliki akses integrasi langsung yang lebih mudah dan cepat ke Bandung, Jakarta, dan kota-kota besar lainnya.

Singkatnya, hal ini akan sangat membantu dalam percepatan pembangunan ekonomi di kawasan tersebut. Tidak hanya itu, akses transportasi akan jauh lebih mudah untuk diakses masyarakat.

Selain pengembangan infrastruktur, pembangunan ini juga berfokus pada peningkatan lapangan kerja, kegiatan kewirausahaan, serta industrialisasi dan hilirisasi yang dapat meningkatkan branding Indonesia dalam kancah internasional.

Baca Juga: Sudah 90 Persen, Proyek Infrastruktur di Jepara Dipastikan Selesai Akhir Tahun Ini

Melansir dari Portal Pasardana pada Rabu, 20 November 2024, perpanjangan tol ini juga akan membuka akses yang lebih luas pada sektor pariwisata yang selama ini aksesnya sulit di-explore oleh para traveler karena kurangnya infrastruktur yang memadai.

Kalau jalan tol sudah siap, mobilitas barang dan manusia akan semakin lancar, kan?

Sederet kalimat diatas tentu mengandung kompilasi bahwa proses logistik dan distribusi barang akan berjalan dengan baik karena efisiensi waktu yang dibarengi dengan biaya transportasi yang lebih terjangkau.

Baca Juga: 2 Daerah Penghasil Timah Terbesar di Kalimantan Barat, Produksinya Capai 2.500 Ton per Tahun!

Meskipun banyak keuntungan, namun proyek pembangunan jalan tol Ciawi-Sukabumi ini pasti memiliki tantangan tersendiri seperti adanya berbagai dampak terhadap lingkungan.

Berbicara perihal dampak lingkungan, para aktivis pemerhati lingkungan menyorot tajam kejadian longsor di KM 64+600 di tol ini. Banyak dari mereka mengkritisi perihal AMDAL yang dinilai kurang diperhatikan.

Meskipun demikian, PT Trans Jabar Tol selaku BUJT tampaknya telah mengambil langkah kaki seribu agar pembangunan tol Ciawi-Sukabumi agar tetap seimbang dan dapat dibuka kembali dalam kurun waktu dekat karena telah beberapa kali melakukan pengujian keamanan.

Sebagai informasi penting, perlu digaris bawahi apabila proyek tol Ciawi-Sukabumi ini tidak hanya perihal masifnya pembangunan infrastruktur, namun hal ini juga perihal bagaimana Pemerintah mencoba untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memastikan pembangunan ekonomi yang lebih merata. *** (Evie Sylviana Dewi)

 

Rekomendasi