Viral! Pengakuan Ismail Bolong Menyeret Brigjen Hendra Kurniawan dan Komjen Agus Andrianto, Ini Kata Mahfud MD

InNalar.com – Ismail Bolong kini tengah viral di sosial media, setelah dirinya menyebut Brigjen Hendra Kurniawan dan Komjen Agus Andrianto diduga menerima uang hasil tambang illegal di Kalimantan Timur.

Berdasarkan pantauan inNalar.com dari video yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun, Ismail Bolong mengkonfirmasi berita mengenai berita yang sempat viral tersebut.

Ismail Bolong mengaku bahwa berita tersebut tidak benar dan ia memastikan tidak pernah berkomunikasi dengan pak kabareskrim, apalagi hingga memberikan uang.

Baca Juga: Kemesraan Gisella Anastasia dengan Pengusaha Rino Soedarjo Makin Menjadi, Tak Ragu Go Public

“Terkait adanya penambangan batu bara di Kalimantan Timur, bahwa benar saya bekerja sebagai  pengepul batu bara dari konsesi tanpa izin,” ujar Ismail di kanal YouTube Refly Harun.

Ismail juga mengungkapkan, keuntungan yang ia peroleh dari pengepulan penjualan batu bara sekitar Rp 5 sampai 10 Miliar setiap bulannya.

Video viral tersebut telah diklarifikasi Ismail Bolong, yang mana soal setoran Rp. 6 Miliar ke Kabareskrim dan juga setoran Rp. 200 juta ke Polres Bontang tidaklah benar.

Baca Juga: Fan Meeting Sehun EXO Dibatalkan, EXO-L Geram Tuntut WHITELAB Minta Maaf karena Staf Lakukan Ini

Mantan anggota Polresta Samarinda ini mengatakan, video yang viral itu diambil pada Februari 2022 lalu.

Saat itu Ismail dalam kondisi tertetekan karna mendapat intimidasi dari Brigjen Hendra Kurniawan yang saat itu menjabat Karo Paminal Polri.

Ismail menyebut video itu direkam oleh anggota Polisi Paminal Mabes Polri yang datang ke Balikpapan.

Baca Juga: Lirik Lagu Astronaut – Jin BTS, When I’m with You, There is No One Else

Pengakuanya juga menerangkan, saat Ismail di Balikpapan sudah disediakan bacaan testimoni, ditulis tangan dikertas oleh Paminal Mabes lalu direkam oleh HP anggota Mabes Polri.

Ia mengaku kaget kenapa video tersebut baru beredar saat Brigjen Hendra menjadi terdakwa kasus Obstruction of justice pembunuhan Brigadir Nofriansyah alias Brigadir J.

“Terkait video Ismail Bolong Bahwa dirinya pernah menyetor uang miliaran rupiah kepada Kabareskrim, maka setelah diributkan Ismail Bolong meralat dan mengklarifikasi,” ujar Mahfud MD.

Baca Juga: Wajib Coba! Tips Makeup Simpel Ala Tasya Farasya, Sangat Simple, Natural dan Trendy

Kemudian Mahfud MD mengungkapkan bahwa, isu Perang Bintang terus menyeruak. Dimana para petinggi berpangkat bintang saling buka kartu. Itu harus segera diredam.

Mahfud akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi, untuk mengungkap kasus mafia tambang.

Demikian informasi mengenai klarifikasi Ismail Bolong mengenai Brigjen Hendra Kurniawan dan Komjen Agus Andrianto diduga menerima uang hasil tambang illegal di Kalimantan Timur.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]