

inNalar.com – Dewi Perssik hari ini kedapatan menyambangi Polres Jakarta Selatan untuk proses mediasi dengan haters yang diduga fans dari Leslar.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Dewi Perssik sempat bersitegang dengan salah seorang haters di jejaring media sosial. Seorang wanita bertubuh gempal memposting video penuh umpatan dan hinaan kepada Dewi Perssik.
Sontak, Dewi Perssik tidak tinggal diam. Ia bahkan membuat sayembara sebesar seratus juta rupiah bagi siapapun yang bisa menginformasikan identitas dari wanita tersebut.
Baca Juga: Lirik Lagu Trust Me Milik Thariq Halilintar, Berisi Rangkaian Hadiah Ulang Tahun Fuji
Tidak berhenti sampai disitu, Dewi Perssik juga melaporkan haters tersebut dengan ancaman Undang-undang ITE di Polres Jakarta Selatan.
Saat didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin dan sang kakak Mas Bim, sapaan hangatnya, Dewi Perssik menghadiri mediasi yang sudah dijadwalkan Polres Jakarta Selatan sore tadi.
Sayangnya, proses mediasi berujung alot dan gagal. Kakak Dewi Perssik mewakili sang ayah yang telah tiada, merasa proses hukum tetap harus dilanjutkan.
Dilansir dari kanal YouTube Intens Investigasi, kakak Dewi Perssik memberikan pernyataan terkait kasus yang menimpa adiknya itu.
“Karena apa yang disampaikan, dari ungkapannya itu dia tidak sungguh-sungguh meminta maaf. Jadi kita harus ambil sikap, ini menyangkut diskriminasi kepada orang Jember, jadi kita menunggu permintaan maaf yang sesungguhnya,”katanya.
“Intinya orang ini memfitnah, ini harus klarifikasi orang itu meluruskan fitnah tersebut.” tutup kakak Dewi Perssik.
Dewi Perssik juga menambahkan, sang Ibu sangat sakit hati melihat anaknya dihina oleh haters yang sudah diamankan oleh Kepolisian Jakarta Selatan.
“Jadi kami kasih waktu, beliaunya bilang minta maaf sambil menangis, Ibu saya sampai kesel,” ujarnya.
“Tapi saya masih menunggu dari umi, saya tidak berani membantah orang tua saya. Jadi saya menunggu prosedur dari kepolisian,” imbuh Dewi Perssik.
Sebelum dilaporkan ke Polsek Jakarta Selatan, beredar video seorang wanita merendahkan daerah asal Dewi Perssik, dalam video tersebut, wanita itu juga mengungkapkan bahwa orang-orang yang berasal dari Jember Jawa Timur adalah orang-orang yang senang main dukun.
Ungkapan tersebut membuat amarah Dewi Perssik kian tersulut dan langsung memanas.
“Wow, berarti orang Jember dibilang suka main dukun, orang ini nggak tau ya gays di Jember itu banyak kyai-kyai terkenal, ini orang harus mempertanggung jawabkan,” ucapnya.
Hingga berita ini ditulis belum ada kabar terkait identitas dari haters yang mengumpat Dewi Perssik. Sebelumnya sudah ada beberapa artis yang melaporkan haters hingga ke ranah hukum, diantaranya ada Deddy Corbuzier. ***