

inNalar.com – Mitos tentang air dingin yang bikin gendut dapat dipastikan tidak benar adanya, fakta yang sebenarnya akan dibahas dalam artikel ini.
Banyak yang beranggapan jika air dingin membuat orang jadi gendut, namun ada fakta lain yang harus diketahui.
Jika dilihat dari kasat mata keseharian kita, bahan makanan yang biasa kita sebut lemak berbeda dengan lemak dalam tubuh.
Baca Juga: Nova Widianto Ungkap Rahasia Rehan-Lisa Bisa Kalahkan Pasangan Tiongkok di Hylo Open 2022
Sebut saja lemak yang sering ditemui adalah minyak, santan dan juga mentega.
Lemak ini jika disiram air dingin atau disimpan dalam kulkas akan merubah bentuknya.
Analogi inilah yang sering digunakan saat tubuh kita meminum air dingin, terlebih lagi setelah atau bersamaan dengan memakan makanan berlemak.
Baca Juga: 4 Kebiasaan Baik Orang Korea Selatan yang Wajib Diikuti, Salah Satunya Sama dengan Indonesia
Dilansir dari akun YouTube Yulia Baltschun, ia menerangkan secara lengkap tentang bagaimana lemak saat kita minum air dingin.
Reaksi tubuh saat minum air dingin
Saat air masuk kedalam tubuh, air akan mengarah ke lambung. Secara langsung lambung menetralkan suhu air tersebut.
Baca Juga: Pulang Dari Umroh, Keluarga The Hermansyah Sedih Tak Bisa Bertemu Si Cantik Ameena
Air dingin maupun air panas akan segera diubah mendekati atau sama dengan suhu tubuh kita.
Setelah dari lambung, akan masuk ke dalam usus, sampai disini suhu air telah sama dengan suhu tubuh yaitu 37o celcius.
Yulia menjelaskan bahwa adanya proses dalam tubuh yang Bernama termoregulasi.
Baca Juga: Pinkan Mambo Sempat Ingin Gugurkan Rezel, hingga Lakukan Percobaan Bunuh Diri Berulang Kali
“Dalam tubuh ada proses yang Namanya termoregulasi yang tujuannya ini untuk survival supaya suhu tubuh kita itu stay di 37o celcius,” ucap wanita berambut pirang ini.
Ia juga menjelaskan proses ini terjadi agar tidak terjadi hipotermia atau tidak membuat kita mendadak demam.
Rumor tentang air dingin
Pada saat proses termoregulasi itu membutuhkan kalori untuk melakukannya, terbakar sekitar 8 kalori.
Baca Juga: Begini Kehidupan Pinkan Mambo yang Sering Dianggap Gila hingga Inginkan Semua Anaknya Menjadi Artis
Diluar negeri tersiar mitos yaitu air dingin bisa meningkatkan metabolisme.
Sedangkan di Indonesia mitos yang berkembang tentang air dingin justru sebaliknya. Air dingin justru membuat gendut. Padahal nyatanya kedua hal tersebut adalah salah.
Pasalnya tentang mitos yang mengatakan air dingin dapat meningkatkan metabolisme juga tidak dapat dibuktikan secara pesat.
Baca Juga: Bang Yedam dan Mashiho Keluar dari TREASURE! YG Entertainment Pastikan Tetap Lanjut dengan 10 Member
Hal ini dikarenakan kalori yang terbakar hanya 8 kkalori yang berarti itu bukanlah jumlah yang banyak.
Sedangkan mitos tentang air dingin dapat membuat gendut tidak dapat dibuktikan kebenarannya.
Hal ini dikarenakan ada proses dalam lambung untuk menstabilkannya.
Air dingin vs es segar
Suhu dalam air sesungguhnya tidak terlalu berpengaruh untuk penimbunan lemak.
Yang berpengaruh adalah minuman dingin yang telah ditambahkan bahan lain, misalnya gula atau kental manis.
Minuman yang tidak mengandung tambahan lain seperti air dingin, teh tawar, ataupun kopi tanpa gula merupakan minuman yang tidak mengandung energi.
Artinya makanan atau minuman yang tidak memiliki energi kosong bisa dimakan sebanyak apapun.
Baca Juga: Piala Dunia 2022 di Qatar Segera Bergulir, Dominasi Pemain Premier League Mulai Terasa
Bagaimana dengan lemak dalam tubuh
Sejatinya pembakan lemak hanyalah sebuah analogi, yang terjadi bukanlah proses pembakaran seperti yang sering kita lihat.
Untuk suatu makanan itu menjadi lemak tubuh, ada proses kimia, pencernaan dan metabolisme tubuh yang rumit.
Proses tersebut nantinya juga akan melibatkan enzim, hormon dan lainnya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi