Digesa Prabowo, Proyek Jalan Tol di Bali 96,21 Kilometer Bakal Bikin Gilimanuk-Mengwi Hemat Waktu 5 Jam!

inNalar.com – Proyek pembangunan jalan tol di Bali sepanjang 96,21 kilometer ini bakal dilanjutkan Kembali di era pemerintahan Prabowo.

Setelah sempat mangkrak sebelumnya dan tidak terselesaikan di era Jokowi, proyek jalan tol ini bakal menjadi prioritas infrastruktur di tahun 2025.

Proyek pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi ini bakal melewati beberapa daerah di Bali, mulai dari melintasi Kabupaten Jembrana berlanjut hingga Tabanan, dan tembus sampai Badung.

Baca Juga: Solid, Calvin Verdonk Juga Jadi Kunci Penting Kemenangan Indonesia Kontra Arab Saudi

Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah dan meningkatkan pertumbungan ekonomi di Pulau Dewata ini.

Mengingat bahwa Pulau Dewata merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki potensi wisata alam yang menjadi tujuan bagi para wisatawan.

Pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi ini diharapkan akan memangkas Waktu perjalanan dari wilayah Gilimanuk menuju Mengwi menjadi lebih singkat.

Baca Juga: UMK Tembus Rp5 Juta! Kawasan Industri dengan 1.700 Pabrik di Jawa Barat Ini Jadi Incaran Para Pelamar

Perjalanan dari Gilimanuk menuju Mengwi biasanya ditempuh dalam kurun waktu 6 hingga 7 jam. Dengan adanya infrastruktur bebas hambatan baru ini ke depannya perjalanan antardaerah tersebut hanya makan waktu 1,5 hingga 2 jam saja.

Proyek infrastruktur ini juga diharapkan dapat mendukung distribusi logistik dan pariwisata di Bali, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Dengan menggunakan skema kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), pembangungan tol ini sudah dilakukan proses lelang ulang pada 2024.

Baca Juga: Jadi Ladang Kincir Angin, Sulawesi Selatan ‘Direnggut’ Dua Proyek PLTB Terbesar di Indonesia Rp4,9 Triliun

Proses pelelangan proyek Tol Gilimanuk-Mengwi Bali ini masuk ke tahap prakualifikasi.

Melansir dari dokumen Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pada Rabu (20/11/2024), limit waktu dokumen tahap prakualifikasi nantinya akan jatuh pada tanggal 6 Desember 2024.

Meskipun sempat menjadi proyek gagal sebab investor tidak mampu memenuhi financial closed. Namun akhirnya, proyek ini diambilalih oleh pemerintah dan nasibnya menjadi proyek solicited.

Baca Juga: Sukses Bekuk Arab Saudi, Indonesia Patahkan Tren Buruk Selama 41 Tahun dan Cetak Rekor

Dengan skema KPBU, pembangunan Jalan Tol Gilimanik-Mengwi ini bakal dilaksanakan dalam 3 seksi di antaranya.

1. Seksi I: Sepanjang 53,6 kilometer di Gilimanuk-Pekutatan
2. Seksi II: Sepanjang 24,3 kilometer di Pekutatan-Soka
3. Seksi III: Sepanjang 18,9 kilometer di Soka-Mengwi

Baca Juga: BKN Diminta Buka Seleksi PPPK Tahap 3, Peluang Besar atau Sekadar Mimpi?

Infrastruktur ini memiliki nilai investasi yang diperkirakan mencapai Rp25,4 triliun. Angka tersebut naik Rp800 milian dari nilai investasi sebelumnya senilai Rp24,6 triliun.

Masyarakat sekitar juga menginginkan pemerintah agar melanjutkan pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi ini karena telah lama mangkrak dan belum selesai.

Selain itu, sudah terdapat lahan masyarakat sekitar yang terdampak akibat pembangunan tol yang mangkrak tersebut.

Itulah informasi mengenai proyek pembangunan jalan tol di Bali sepanjang 96,21 kilometer ini bakal dilanjutkan Kembali di era pemerintahan Prabowo. *** (Meyra Pangestika)

 

Rekomendasi