

inNalar.com- Taqy Malik diperiksa bareskrim mabes polri terkait aliran dana investasi bodong robot trading net 89, yang diduga tersangka Reza Paten, Jumat 11 November 2022.
Taqy Malik yang diduga menerima dana dari Reza Paten yang memenangkan lelang sepeda bronton milik taqy malik melalui sosial media.
Taqy Malik yang terseret dalam investasi bodong robot trading net 89 pada Kamis, 10 November 2022 kemarin telah memenuhi panggilan Bareskrim Mabes Polri untuk pemeriksaan.
Baca Juga: Bocoran Tajwid Cinta Episode 6 : Dafri Mulai Menyukai Syifa, Kecurigaan Ibu Alina Semakin Menguat
Didampingi kuasa hukumnya Taqy malik memenuhi panggilan dan diperiksa dengan kasus dugaan aliran dana dari hasil lelang uang senilai Rp.777 juta yang diterima dari lelang sepeda bronton miliknya.
Uang yang bernilai fantastis ini menjadi masalah karna diduga aliran dana hasil investasi bodong robot trading net 89.
Dedi Dj selaku kuasa hukum Taqy Malik Mengatakan Taqy tidak memiliki hubungan hukum dengan Reza Paten, ia mengaku hanya sebagai pelelang dan Reza sebagai pihak pemenang lelang.
“ Alhamdulillah proses pemeriksaan berjalan dengan lancar, karena mas Taqy tidak memiliki hubungan hukum apapun dengan Reza Paten,” ungkapnya.
Taqy menambahkan ia menghadiri panggilan ini agar berita yang beredar jelas dan tidak simpang siur.
“ Sebagai warga negara yang baik, kopratif, saya memenuhi surat panggilan dari Bareskrim yang memang kita harus menjelaskan secara detail, jelas dan gamblang agar tidak simpang siur,” tambah Taqy.
Baca Juga: Sinopsis Tajwid Cinta Episode 6 Hari Ini : Dafri dan Alina Menikah, Akankah Syifa Bakal Ikhlas ?
Taqy mengakui bahwa tidak pernah mengenal Reza Paten dan tidak tau kalau dana tersebut hasil investasi bodong atau penipuan Reza Paten.
Ia juga mengatakan dana yang ia dapat tidak dipakai untuk keperluan pribadi melainkan untuk kepentingan sosial.
“ Saya tidak pernah kenal dia, kenalnya pas dia ng-beat, siapapun boleh ikut ng-beat, waktu itu tertinggi beatnya mas Reza Paten pada saat itu,” ujarnya.
Ditegaskan oleh kuasa hukumnya, uang yang didapatkan untuk pembangunan mesjid.
“Uang yang diterima oleh ustd. Taqy Malik ini dipergunakan untuk pembangunan mesjid di wilayah Kota Bogor,” tegasnya.
Taqy Malik menyebutkan untuk saat ini fokus berdakwah dan kejadian ini diyakininya sebagai ujian dalam perjalanannya.
“Saat ini hidup saya untuk dakwah dan mendidik umat, karna pada saat ini banyak umat yang jauh dari mesjid, dan kejadian ini ujian buat saya,” tutupnya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi