Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Halaman 200 Kurikulum Merdeka: Cara Menulis Cerita yang Benar


inNalar.com
– Berikut ini kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Belajar pada halaman 200.

Diketahui, pada buku Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka kelas 4 SD bertajuk “Lihat Sekitar”.

Sedangkan pada bab delapan berjudul “Sehatlah Ragaku”.

Baca Juga: Hal Sepele Ini Kata Syekh Ali Jaber Membuka Rezeki Berkah di Pagi Hari dan Segala Hajat Cepat Terkabul

Pada buku Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka kelas 4 SD halaman 200, para siswa diminta untuk menulis cerita dengan struktur yang benar.

Perlu diketahui, kunci jawaban Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka kelas 4 SD hanyalah sebagai panduan belajar.

Inilah Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Halaman 200

– Cerita

Pernahkah kalian sakit atau anggota keluarga kalian sakit?

Apa yang kalian lakukan?

Ceritakan di buku tulis kalian. Pastikan cerita kalian memiliki struktur awal, tengah, dan akhir.

Baca Juga: Profil Giovanni Reyna, Gelandang Serang Amerika Serikat yang Siap Robek Gawang Inggris di Piala Dunia 2022

Ini tugas menulis terakhir di kelas empat.

Pastikan kalian menggunakan semua ketentuan dan kaidah penggunaan bahasa Indonesia yang kalian pelajari di kelas empat ini.

– Swasunting

Periksa kembali cerita yang kalian tulis dan perbaiki jika perlu.

Memeriksa dan memperbaiki tulisan itu disebut mengedit atau menyunting.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 SD MI Kurikulum Merdeka Halaman 142 BAB 6: Menjawab Soal Cerita

Swasunting adalah kegiatan penyuntingan yang dilakukan terhadap tulisan sendiri. ‘Swa-’ berarti sendiri.

Jawaban

Selasa pagi, adik saya bangun sambil menangis. Saya pergi ke saudara perempuan saya yang masih di tempat tidur. Lalu aku menyentuh tubuh adikku. Ternyata tubuh adikku hangat.

Aku tidak tahu harus berbuat apa untuk membuat adikku berhenti menangis. Saat itu ibu saya pergi ke pasar dan ayah saya sudah pergi bekerja. Hanya aku dan adikku di rumah.

Baca Juga: Sholat Sunah Qobliyah Subuh dengan Keutamaan yang Luar Biasa, Syekh Ali Jaber: Laksanakan Meskipun Telat

Kemudian saya mencoba menenangkan adik saya dengan membelai tubuhnya. Tapi dia masih menangis.

Saya pun berinisiatif merebus air untuk diperas. Ketika saya selesai merebus air dan kembali ke kamar kakak saya, dia tertidur lagi. Saya mengambil handuk kecil dan meremas adik saya dengan air panas. Saya juga memberinya selimut.

Tak lama kemudian, Ibu pulang dari pasar. Saya memberi tahu ibu itu. Setelah itu, ibu saya meminta saya untuk membawa adik saya ke dokter.***

 

Rekomendasi