

inNalar.com – Syekh Ali Jaber memberikan bacaan yang berguna untuk membantu agar rezeki lancar.
Walaupun rezeki yang telah ditetapkan oleh Allah swt merupakan hal yang sudah mempunyai ketentuannya, namun sebagai manusia kita masih bisa berusaha dan berdoa.
Rezeki merupakan hal yang rahasia bahkan Allah swt sendiri yang mengaturnya untuk umat manusia.
Bukan hanya rezeki manusia yang Allah swt, bahkan semua makhluk hidup dibumi ini. Seperti hewan dan juga tumbuhan.
Baca Juga: Sejarah Peringatan Hari Konvensi Ikan Paus pada 2 Desember 2022, Dilengkapi Maknanya
Orang mukmin yang percaya kepada Allah swt dan senantiasa berikhitar dan berusaha dan tetap memiliki keyakinan menggantungkan hatinya kepada Allah swt itulah yang dinamakan tawakal qalbu.
Bukan hanya tawakal usaha, bukan hanya kita mempercayai pada kemampuan dan kecerdasan kita akan tetapi kita tetap senantiasa memohon pertolongan Allah swt.
Niat seseorang harus jelas sebelum melakukan ikhtiar mencari rezeki, niatkan semuanya hanya untuk Allah swt.
Jadikanlah rezeki itu sebagai jembatan yang membawa kita mendapatkan ridha dari Allah swt.
Jembatan itulah yang insya allah akan membawa kita masuk ke surga Allah swt.
Dengan selalu menambah keyakinan dan kepercayaan kita kepada Allah swt, jika menghadapi ujian berupa kesusahan dan kesulitan maka percayalah Allah swt akan mendengar doa kita.
Pada YouTube Yayasan Syekh Ali Jaber, beliau menuturkan agar jangan lupa untuk muhasabah diri tentang kesalahan kita kepada Allah swt.
Jika kita sudah berusaha tetapi masih menghadapi kesusahan dan kesulitan, pastilah ada sesuatu yang tertinggal.
Baca Juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 4 Kelas 2 SD MI Halaman 44 45 Subtema 1 Pembelajaran 6
Salah satu amalan disamping ikhtiar dan usaha kita adalah dengan beristighfar.
Karena dengan memperbanyak istighfar merupakan salah satu kunci untuk mendatangkan rezeki.
Lalu kapan sebaiknya istighfar tersebut dilakukan? Yaitu sepanjang waktu. Baik pagi, siang, atau malam hati.
Dan bisa dilakukan dimana saja, baik sedang berkendara, jalan-jalan bahkan bekerja, sebaiknya kita sebagai seorang mukmin tidak berhenti membasahi bibir kita dengan beristighfar.
Bahkan Allah swt menjaminkan dalam AlQuran disurat Nuh yang berbunyi:
فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًا
Arab-Latin: Fa qultustagfirụ rabbakum innahụ kāna gaffārā
Artinya: Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.
Lalu apakah manfaat istighfar?
يُرْسِلِ ٱلسَّمَآءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا
Arab-Latin: Yursilis-samā`a ‘alaikum midrārā
Artinya: Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat.
وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَٰلٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّٰتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَٰرًا
Arab-Latin: Wa yumdidkum bi`amwāliw wa banīna wa yaj’al lakum jannātiw wa yaj’al lakum an-hārā.
Artinya: Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.
Menurut AlQuran surat Nuh ayat 10-12 diatas, dengan beristighfar, akan menjamin keturunan, kemudahan rezeki, kelancaran usaha, kesembuhan penyakit dan banyak kemudahan dan kemuliaan.
Syekh Ali Jaber mengatakan jika ingin rezeki kita ditambahkan maka jadilah hamba yang bersyukur karena nikmat Allah swt tidak bisa terhitung.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi