

inNalar.com – Mendiang Syekh Ali Jaber pernah ungkap perilaku buruk saat akan Sholat Jumat yang bisa menyebabkan kehadiran kita tak dicatat malaikat.
Syekh Ali Jaber secara tak langsung membenarkan bahwa kehadiran seseorang saat Sholat Jumat dicatat oleh malaikat.
Namun Syekh Ali Jaber juga menyebut jika ada perilaku buruk yang sering ditemuinya yang menyebabkan malaikat enggan mencatat kehadirannya.
Syekh Ali Jaber juga menuturkan jika perilaku buruk ini banyak dijumpai di Indonesia karena umumnya sudah menjadi kebiasaan dan situasinya tidak memungkinkan.
Setiap orang menurut Syekh Ali Jaber pasti ingin kehadiran Sholat Jumat yang dilakukan tercatat oleh malaikat.
Maka Syekh Ali Jaber menganjurkan sebaiknya tidak melakukan perilaku buruk ini jika masih ingin dicatat kehadirannya oleh malaikat saat Sholat Jumat.
Materi terkait perilaku buruk seseorang saat akan Sholat Jumat ini disampaikan Syekh Ali Jaber dalam ceramah, sebagaimana dikutip dari YouTube Muslim-saluran dakwah.
Menurut Syekh Ali Jaber bisa saja perilaku buruk saat akan Sholat Jumat ini muncul karena situasi pribadi yang tak bisa dihindarkan tapi harusnya dapat dilakukan jika memang niat.
Sesungguhnya perilaku buruk yang dimaksud Syekh Ali Jaber ini yaitu menunda keberangkatan Sholat Jumat hingga datang setelah imam sudah naik mimbar.
Syekh Ali Jaber menyebut jika kita sudah datang ke masjid untuk Sholat Jumat saat imam belum naik ke mimbar maka akan dicatat kehadiran kita oleh malaikat.
Begitupun sebaliknya jika kita terlambat maka tak dihitung, sebaiknya kita datang Sholat Jumat.
Namun Syekh Ali Jaber juga tak memungkiri jika keterlambatan seseorang itu banyak faktornya bisa jadi karena tergoda oleh hal lain dulu sebelum ke masjid atau tuntutan pekerjaan.
Baca Juga: Move On dari Sule, Hubungan Nathalie Holscher dan Faris Makin Serius: Dekat dan Happy Ending Sah
Syekh Ali Jaber pun bercerita bahwa kultur di Indonesia dan Madinah berbeda dalam Sholat Jumat karena di Madinah hari Jumat adalah waktu libur berbeda dengan di sini.
Namun selama kita ada niat untuk menyegerakan Sholat Jumat maka akan ada saja kemudahan dan manfaat yang kita peroleh.
Selain itu Syekh Ali Jaber juga memberi nasehat agar ketika kita datang awal ke masjid usahakan mengisi shaf yang ada di depan atau shaf pertama.
Baca Juga: Inilah Tanggal Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Undangan Sudah Mulai Disebar
Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa berada di shaf pertama itu nikmatnya luar biasa karena kita akan didoakan oleh Rasulullah.
Menurut Syekh Ali Jaber mengisi shaf awal saat Sholat Jumat lebih istimewa dibandingkan ada di shaf belakang untuk tujuan tidur.
Teruntuk kita semua yang masih suka telat saat Sholat Jumat dan enggan mengisi shaf yang ada di depan, maka bisa kita mulai perbaiki untuk kedepannya. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi