Sadis! Balita Berusia 2 Tahun Tewas Dibanting hingga Dibenturkan Tembok oleh Kekasih Ibunya di Kalibata City

inNalar.com – Balita perempuan yang baru berusia 2 tahun yang ber inisial GMM tewas diduga dianiaya oleh kekasih ibunya yang berinisial Y (31) di apartemen Kalibata, Jakarta Selatan.

Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber, yang mengaku kesal lantaran balita itu rewel dan buang air besar (BAB) di popok dan dia sebelumnya belum pernah menggati popok balita.

“Pupnya di pampers, jadi saat akan mengganti pampers terduga kesal karena belum pernah melakukan hal itu sebelum-sebelumnya,” ungkap Kapolsek Pancoran Kompol Panji Ali Candra.

Baca Juga: Link Live Streaming Persik Kediri vs Persib Bandung Malam Ini di Liga 1 2022, Akses Mudah dan Legal

Polisi sudah menetapkan pria ber inisial Y (31) sebagai tersangka kasus penganiyaan yang telah mengakibatkan balita perempuan usia 2 tahun berinisial GMM di apartemen Kalibata, Jakarta Selatan. Kini tersangka Y sudah resmi ditahan polisi.

Nasib tragis yang dialami oleh balita berinisial GMM itu beberapa anggota tubuhnya mengalami luka-luka berat, seperti di bagian kepala dan kaki.

Diduga pria berinisial Y itu merupakan kekasih dari ibu kroban SS (23). Y dan SS saling mengenal pada Mei 2022 silam.

Baca Juga: 4 Biodata Pemain Utama Imperfect The Series 2 Ada Kiky Saputri dan Neneng Wulandari

Berawal dari Y yang bersedia dititipan korban oleh sang kekasih yang saat itu sedang bekerja.

Balita berinisial GMM itu, bagian kepala belakangnya terbentur sebanyak tiga kali terkena dinding dan lantai saat dianiaya oleh Y (31).

Korban yang sedang diajak bermain di taman Apartemen Kalibata City itu buang air besar (BAB). Y yang kesal langsung mengajak korban ke kamar mandi untuk membersihkan kotoran korban.

Baca Juga: Ridwan Kamil Buka Suara Terkait Ledakan Bom Bunuh Diri di Halaman Polsek Astana Anyar Kota Bandung

“Karena melepas pampers dengan cara tidak baik akhirnya kepala korban terbentur di dinding kamar mandi,” ungkap Kombes Pol Ade Ary di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa 6 Desember 2022.

Tidak sampai di sana, kepala bagian belakang korban yang terbentur di lantai bersama dengan tubuhnya yang dilempar oleh Y.

Y tidak menyangka bahwa ia ingin melempar balita itu ke kasur, tetapi tidak tepat pada sasaran sehingga malah jatuh terbentur lantai.

Baca Juga: 5 Bahaya Konsumsi Kopi Secara Berlebihan Menurut dr. Chrisan Bimo: Segini Dosis Minum yang Dianjurkan, Catat!

“Pada saat itu korban dalam posisi menangis, Y melanjutkan pembersihan kotoran korban tetapi saat itu korban terus menangis,” ungkap Ade.

Saat itu ungkap Ade, tubuh korban yang diangkat oleh Y dengan harapan agar tidak terus menangis.

Saat tubuhnya korban diangkat, korban kembali terjatuh dan mengenai kepala bagian belakang terbentur lantai.

Baca Juga: Ferran Torres Pasrah Usai Timnas Spanyol Dipulangkan Maroko dari Piala Dunia 2022 Lewat Penalti: Sudah Takdir

Ade juga menambahkan, Y selain melempar korban ia juga menginjak kaki korban. Ia melakukan itu dengan alasan kesal karena korban BAB sembarangan dan terus menangis. ***

Rekomendasi