Makanan Semacam Ini Kata dr Zaidul Akbar Bisa Memicu Penyakit Jantung Loh, Segera Kurangi!


inNalar.com – dr Zaidul Akbar mengungkapkan ada makanan yang bisa memicu penyakit jantung dan sebaiknya mulai dikurangi.

Menurut dr Zaidul Akbar makanan semacam ini masih sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

dr Zaidul Akbar menyebut jika makanan yang dia maksud ternyata menyebabkan penyakit jantung dan dampak buruk lainnya.

Baca Juga: Jadwal Live Streaming BRI Liga 1 2022: Bhayangkara FC vs PSM Makassar dan Borneo FC vs PSS Sleman

Sekilas mendengar penjelasan dr Zaidul Akbar ini ternyata cukup sulit jika makanan yang dimaksud tidak dikonsumsi setiap hari.

Sebenarnya makanan yang dimaksud dr Zaidul Akbar ini hasil dari cara memasak yang seharusnya mulai dikurangi.

Namun memang kebiasaan di Indonesia membuat makanan ini masih sering ditemui bahkan mungkin dimakan setiap hari.

Baca Juga: Madura United vs Bali United BRI Liga 1 2022, Apakah akan jadi Laga untuk Pembalasan Madura United?

Lebih lanjut dr Zaidul Akbar menyebut jika makanan ini memicu jantung karena menimbulkan lemak jahat di dalam tubuh.

Hal ini disampaikan secara utuh oleh dr Zaidul Akbar sebagaimana dikutip inNalar.com dari YouTube dr Zaidul Akbar Official.

dr Zaidul Akbar sebut makanan pemicu penyakit jantung

Awal mulanya, dr Zaidul Akbar menjelaskan penyebab sakit jantung yang biasa sudah dijabarkan dalam ilmu-ilmu pengetahuan.

Baca Juga: Iriana Jokowi Colek Kaesang Pangarep saat Acara Ngunduh Mantu, Begini Reaksi Erina Gudono

Pembuluh darah tidak elastis dan darah yang mengental kata dr Zaidul Akbar termasuk penyebab seseorang kena penyakit jantung.

Nah pembuluh darah yang tak elastis dan darah mengental itu penyebab utama karena makanan radikal yang mengandung banyak lemak.

Lebih lanjut dr Zaidul Akbar juga turut memberikan saran agar ketika kita terkena penyakit harusnya dimulai dengan memperbaiki pola makan jangan terburu-buru memikirkan obat herbalnya.

Baca Juga: Prediksi dan H2H Bali United vs Madura United di BRI Liga 1 2022 2023, Teco: MU adalah Tim yang Kuat

Kemudian dr Zaidul Akbar menuturkan jika makanan hasil diolah dengan minyak goreng itu bisa membuat lemak bertumpuk.

“Kita tau makanan yang digoreng dengan minyak-minyak goreng itu tidak sehat seperti minyak sawit itu akhirnya menyebabkan lemak trans dalam tubuh,” tuturnya.

Tapi perlu diperhatikan bahwa makanan dari minyak goreng bukan tak boleh dikonsumsi, hanya saja jika setiap hari mengkonsumsinya bisa menumpuk lemak trans.

Baca Juga: Lowongan Kerja Padang, Sumatera Barat Desember 2022 untuk D3 dan S1 di Primagama: Cek Syarat di Sini

dr Zaidul Akbar menganjurkan agar mulai sekarang kita mengurangi makanan yang diolah dari minyak goreng lebih baiknya diganti dengan lemak baik.

Agar jantung kita kuat dan darah mengalir lancar sebaiknya ganti lemak jahat dengan lemak baik.

Banyak contoh lemak baik seperti zaitun, alpukat, kelapa parut yang ternyata mengandung lemak baik dan bisa menyehatkan jantung.

Mengurangi makanan yang diolah oleh minyak goreng hingga membuat lemak bertambah memang tidak baik, maka sebaiknya kita mulai membiasakan menguranginya. ***

Rekomendasi