

inNalar.com – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, mendorong percepatan penerbitan regulasi sebagai payung hukum kewajiban Industri Pengolahan Susu (IPS) dalam menyerap susu dari peternak lokal.
Hal itu diketahui saat Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke Koperasi Peternakan Sapi Bandung Utara (KPSBU) di Kabupaten Lembang dan Desa Susu Ciater di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Kamis 12 November 2024.
Dalam kunjungan tersebut, Titiek meminta kepada pemerintah untuk menerbitkan aturan yang berpihak kepada masyarakat dengan menyerap susu perternak lokal.
Baca Juga: Skema Baru Menteri ESDM: Subsidi BBM Cair Jadi BLT, Progres Regulasi Tinggal Tunggu Ini
“Ke depan kita komisi IV akan mendorong kepada pemerintah untuk mengeluarkan regulasi yang berpihak ke masyarakat, seperti perusahaan tidak bisa 100% melakukan impor, harus ada peraturan tertentu, bahwa dia harus menyerap susu peternak lokal kita,” kata Titiek dikutip dari laman badanpangan.go.id
Selain itu menurut Titiek, pemerintah harus meningkatkan sektor peternak sapi perah lokal guna membantu perbaikan gizi masyarakat
Lebih lanjut, Titek juga menyebut bekerjasama dengan sektor perternakan dan Perhutani adalah langkah yang bagus untuk mendukung sektor pangan.
Baca Juga: Bingung Kenapa Lulusan PPG Sulit Daftar Seleksi PPPK Tahap 2? Ikuti Solusi Cerdas Ini
Kerja sama antara sektor peternakan dengan Kementerian Kehutanan dan Perhutani dalam bentuk perhutanan sosial dan Kemitraan Kehutanan Perhutani Produktif (KKPP) menjadi langkah strategis untuk mendukung ketersediaan pakan yang berkualitas,” kata Titiek.
Tidak sendiri, dalam kunjungan ini Komisi IV DPR RI juga didampingi oleh Badan Gizi Nasional yang bersama itu turut mendukung perbaikan gizi masyarakat melalui Program GENIUS (Gerakan Edukasi dan Pemberian Pangan Bergizi Untuk Siswa).
Badan Gizi Nasional akan memberikan kudapan tinggi protein hewani kepada siswa, sejak tahun 2023 yang telah dilaksanakan di 152 SD di 50 Kabupaten/Kota di 10 Provinsi dengan target penerima manfaat sebanyak 25 ribu siswa.
Baca Juga: Kolaborasi Kemensos dan Badan Gizi Nasional Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia
Sedangkan pada tahun 2024 menyasar 92 SD di 30 Kabupaten/Kota di 10 Provinsi dengan jumlah target penerima manfaat 17 ribu siswa.
Kunjungan ini menegaskan komitmen bersama antara DPR RI, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional serta pihak terkait lainnya untuk mempercepat peningkatan produksi susu nasional.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan peternak lokal, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional dan memperbaiki kualitas gizi masyarakat Indonesia.*** (Sofwan Nada)