

inNalar.com – Takaran rezeki setiap manusia memang sudah ada ketentuannya masing-masing dari Allah SWT. Namun, Anda bisa mendapat rezeki melimpah jika melakukan amalan dari Ustadz Adi Hidayat ini.
Sejatinya Allah SWT telah menjamin setiap rezeki manusia tanpa diminta, namun seorang Muslim diwajibkan untuk berusaha atau bekerja untuk menjemput rezeki.
Tak hanya fokus bekerja, sebagai orang beriman tentunya juga harus mengimbangi setiap usaha dengan doa. Mengingat manusia yang enggan berdoa, bisa dikatakan sombong.
Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat Ungkap Amalan Penyelamat dari Siksa Kubur dan Neraka, Cukup Istiqomah 3 Hal Ini
Ustadz Adi Hidayat mengatakan terdapat salah satu amalan dalam Islam yang mempunyai keutamaan luar biasa. Yakni, rezeki akan menghampiri pelakunya, sebelum ia berangkat bekerja.
Bahkan, keutamaan rezeki datang menghampiri sebelum bekerja itu langsung dijamin oleh Allah SWT. Dan sudah dijelaskan dalam Al Quran Surah 65 ayat ke 2-4.
Berikut lafad dan terjemahannya:
وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا
Terjemahan: “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya.”
وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ
Terjemahan: “Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.”
Lebih lanjut, Ustadz Adi Hidayat menerangkan bagi siapa saja yang mengamalkan hal ini, orang lain akan merasa heran dengan rezeki yang didapatnya.
“Orang capek-capek cari rezeki, tapi dia kok mudah sekali,” kata Ustadz Adi Hidayat, dikutip inNalar.com dari Audio Dakwah.
UAH sampai-sampai mengatakan, mereka yang melaksanakan amalan ini dengan istiqomah, belum berangkat bekerja pun rezeki sudah menghampiri.
“Belum mencari rezeki sudah mendatangi,” katanya.
Hal itu bukan hanya isapan jempol saja, peristiwa rezeki menghampiri tuannya tanpa dicari ini dijelaskan dalam Al Quran Surah ke-7 ayat 96.
“Jadi sebenarnya, semakin meningkatkan ibadah. hidup ringan dan ada jaminan salam,” jelas Ustadz Adi Hidayat.
“Orang-orang yang selalu meningkatkan keislamannya, kedekatannya dengan Allah, kami berikan jaminan salam saat dia hidup di dunia,” ujarnya.
Kasus ini seperti yang dialami salah satu nabi, yakni Nabi Yahya.
Namun Nabi Yahya mendapatkan jaminan itu semua dengan tiba-tiba. Ada proses panjang yang dilaluinya dengan ketaqwaan.***