

inNalar.com – KH. Bahauddin Nursalim atau Gus Baha pernah bercerita tentang satu bacaan doa singkat yang diperebutkan mayit di kuburan.
Kisah yang diceritakan Gus Baha itu berdasarkan riwayat Sayyid Abi Bakar Syatho, yakni pengarang Kitab I’anah Al-Thalibin.
Lebih jelasnya, Gus Baha bercerita bahwa dulu ada seorang alim yang bermimpi melihat langsung keadaan di alam kubur.
Pada suatu malam, dalam mimpi orang alim itu bermimpi melihat peziarah yang berdoa di depan makam sebuah komplek pemakaman.
Uniknya, lanjut Gus Baha, semua ahli kubur di pemakaman itu saling berebut doa yang dipanjatkan peziarah tersebut.
“ada orang yang berdoa di sana, itu mayit pada rebutan,” kata Gus Baha dikutip inNalar.com dari Youtube SANTRI GAYENG.
Adapun ternyata doa yang diperebutkan oleh para ahli kubur itu yaitu, lafadz doa dari peziarah yang bersifat umum, dalam artian menyeluruh atau paket umum sebutan Gus Baha.
Baca Juga: Berikut Kelebihan Yalla Shoot, Aplikasi Idaman untuk Bisa Menonton Streaming Bola Secara Gratis
Gus Baha menyebut bahwa doa singkat dengan kalimat Mukminin-mukminat tersebut bisa menjadi suatu penolong para mayit.
“Rebutan doa umum. Ada orang yang doanya umum, ‘walil mu’minina wal mu’minati’,” lanjut ulama muda tersebut.
Anehnya, terdapat satu mayit wanita yang justru santai tidak berebut doa sebagaimana ahli kubur lainnya.
Kemudian, orang alim yang bermimpi itu pun menanyakan alasan mayit kenapa kok tidak berebut doa.
“Kenapa kok anda tidak rebutan (doa)?,” ungkap Gus Baha menirukan ucapan orang alim itu.
Lebih lanjut, ternyata mayit itu mempunyai seorang anak yang setiap malam jumat rajin membacakan surat yasin untuknya.
Baca Juga: Hukum Kredit Motor dalam Pandangan Gus Baha, Muslim Wajib Tahu Hal Ini Agar Terhindar Dosa Riba
Dengan demikian ia tidak pernah berebut doa seperti mayit lainnya karena selalu dapat kiriman dari anaknya.
“Tiap malam Jumat dia (anaknya) membacakan kepadaku Yasin. Sehingga tidak perlu rebutan (doa) paket umum,” kata si mayit.
“Aku sudah sering dikirimi oleh anakku,” lanjut mayit tersebut.
Baca Juga: Daftar Pemain Sinetron Aura Tayang di SCTV, Ada Natasha Wilona hingga Kiesha Alvaro
Untuk membuktikan kebenarannya, orang alim yang bermimpi bertanya kenapa mayit tentang ciri-ciri anaknya.
Ia mengatakan bahwa anaknya adalah seorang pedagang sayur di sebuah pasar. Dan keesokan harinya langsung dicarilah anak tersebut.
Orang alim itu akhirnya bertemu dan bercerita sembari menanyakan perihal kebenaran kejadian dalam mimpinya.
Singkat cerita, anak tersebut membenarkan ia mempunyai seorang ibu yang sudah wafat dan mengirimkan surat yasin setiap malam jumat.
Namun, usai beberapa bulan, orang sholeh itu mimpi lagi dan anehnya ia melihat pemandangan yang berbeda.
Seorang mayit ibu yang dulunya tidak berebut doa kini justru ikut menunggu kiriman seperti ahli kubur lain.
Hal tersebut karena anaknya yang dulu rajin membacakan surat yasin kini telah meninggal dunia, kata Gus Baha.
Sehingga, tidak ada lagi yang mengirimkan doa pada si mayit perempuan tersebut. Dan hal itu menjadikannya ikut berebut doa.
Dari dapat disimpulkan bahwa doa yang berasal dari seorang muslim sangat berarti bagi mayit di alam kubur.
Baca Juga: Sebelum Pergi Bekerja Rezeki Sudah Menghampiri, Ustadz Adi Hidayat Bongkar Amalan Rahasianya di Sini
Oleh karenanya, mari kita doakan keluarga atau kerabat yang telah meninggal dunia mendahului, meski sekedar bacaan Al-Fatihah.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi