Dijamin Husnul Khotimah, Baca Kalimat Pendek dari Gus Baha Ini Jika Ingin Terhindar Ngerinya Sakaratul Maut


inNalar.com
– Setiap yang bernyawa akan menjumpai momen sakaratul maut yang digambarkan sangat menyakitkan.

Dilansir dari Tafsir Jalalain, sakaratul maut merupakan rasa sakit yang memuncak menjelang ruh nyawa terlepas dari jasadnya.

Setiap orang beriman tentu mengharapkan terhindar dari sakartul maut yang menyakitkan. Oleh karena itu, Gus Baha menyarankan untuk membaca kalimat pendek ini.

Baca Juga: Jangan Pernah Pelihara Hewan Ini, Menurut Gus Baha Bikin Rezeki Seret dan Rumah Tangga Jadi Tidak Berkah

Dilansir inNalar.com dari kajian Gus Baha yang diunggah oleh Sampul Dakwah, ia menjelaskan bahwa orang sholih, ketika akan meninggal justru jarang berdoa.

Menurut Gus Baha, fenomena itu terjadi akibat bukan rasa sakit yang mereka rasakan, melainkan kenimatan buah hasil dari amal-amal ibadahnya di dunia.

“Saking nyamannya itu orang-orang saleh kalau mati itu jarang berdoa,” ujar Gus Baha.

Baca Juga: Bacakan Doa Singkat Ini Pada Mayit, Gus Baha: Semua Ahli Kubur Akan Rebutan, Berikut Lafadznya

Bagi manusia biasa mungkin hal itu sulit terjadi, sehingga membutuhkan amalan khusus agar bisa terhindar dari sakitnya sakaratul maut.

Gus Baha kemudian membeberkan, salah satu ajaran nabi tentang kalimat yang harus disebut saat sakaratul maut.

“Jadi saat mau mati bersaksi saja sudah, ini nggak saatnya berdoa, makanya hanya disuruh bilang, ‘Allah, Allah, Allah’,” terang Gus Baha.

Baca Juga: Terkuak, Penjahat di Film Spider-Man: Across the Spider Verse, Ini Sosoknya

Kalimat pendek ini membuat setan tidak memiliki peluang untuk menggoda manusia saat di momen sakaratul maut.

“Supaya ini menjadi akhir kalimat, sehingga nanti keren lah, ketika ketemu Allah, ‘apa kalimat akhir yang kamu lafadzkan?’, Allah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Baha juga mengimbau agar ketika mendampingi orang yang sakaratul maut maka tidak boleh menanyakan hal lain selain membimbing menyebut nama Allah.

Baca Juga: Berikut Kelebihan Yalla Shoot, Aplikasi Idaman untuk Bisa Menonton Streaming Bola Secara Gratis

“Ketika orangtua mau mati sudah bilang Allah, jangan tanya, ‘catatan hutang di mana ya?’,” jelas Gus Baha.

“Nggak boleh ditanya lagi, jadi sekali sudah bilang Allah jangan ditanya lagi,” sambungnya.

Gus Baha kemudian menjelaskan alasan mengapa kalimat tauhid kurang disarankan disebut saat sakaratul maut.

Baca Juga: Terancam Bubar, Widi Umumkan Hengkang dari Band Vierratale, Ini Tanggapan Kevin Aprilio

“Laa ilaha Illallah itu risikonya tinggi, karena ada kata ‘lailaha’, nah takutnya pas ‘lailaha’ sudah mati,” kata Gus Baha.

“Sehingga karena ini dianggap riskan, terus kiai-kiai Jawa mengajarkan, ya sudahlah nggak usah kepanjangan, ‘Allah, Allah’,” pungkasnya.

 

Rekomendasi