

inNalar.com– Ridwan Kamil hadir dalam acara launching Mesin Pengolah Sampah yang digelar oleh Kodam III/Siliwangi.
Hal itu diketahui dari sebuah foto yang diunggah oleh akun Instagram @kodamsiliwangi pada Kamis, 05 Januari 2023.
Acara launching Mesin Pengolah Sampah itu digelar di Jl. Raya Lembang No. 4 Kabupaten Bandung Barat, Kamis (05/01/2023) atas inisiasi dari Pangdam Mayjend TNI Kunto Arif Wibowo.
Ridwan Kamil datang ke acara peluncuran Mesin Pengolah Sampah itu dengan mengenakan stelan batik berwarna cream dan celana hitam. Mantan Walikota Bandung itu juga turut memberikan sambutan.
Dalam sambutannya, Ridwan Kamil berterima kasih kepada Kodam III/Siliwangi atas inovasi Mesin Pengolah Sampah itu.
Kang Emil juga menyampaikan akan memperluas inovasi tersebuat agar dapat menjadi solusi yang masif untuk mengatasi masalah lingkungan.
Selain itu, suami dari Atalia Praratya itu juga berharap dalam hitungan bulan dan tahun ada pengurangan sampah dengan persentase yang besar di lingkungan masing-masing.
Adapun target penurunan pengurangan sampah yang diharapkan yakni 30% dari total produksi sampah per hari yang mencapai 2700 ton di Jawa Barat.
Adanya terobosan ini diharapkan sampah bisa habis di tempat tanpa mencemari lingkungan dan juga bisa diubah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Kelebihan Mesin Pengolah Sampah Kodam III/Siliwangi
Berdasarkan sebuah video yang diunggah oleh Ridwan Kamil di akun Instagram pribadinya (7/1/2023), tertulis keterangan mengenai kelebihan Mesin Pengolah Sampah tersebut.
Disebutkan, ilmuan Kodam III/Siliwangi membuat sebuah inovasi berupa sebuah cairan istimewa yang mana cairan tersebut mampu merekatkan molekul sampah padat (briket) menjadi solid keras sepadat batu dan berkalori bakar tinggi melebihi batubara.
“Tim binaan Pangdam 3 Siliwangi memaparkan, jika air 10 liter di pabrik butuh 10 menit mendidih dengan batubara,” tulis Kang Emil.
Baca Juga: Jadwal Tayang Anak Titipan Setan di Bioskop, Film Horor yang Coba Tawarkan Kengerian Ikatan Mistis
“Sementara dengan briket sampah inovasi ini hanya butuh 4 menit,” imbuhnya.
Selain itu, Mesin Pengolah Sampah Kodam III/Siliwangi itu juga berukuran kecil sehingga bisa ditempatkan di RW atau Kelurahan. Kapasitasnya mencapai 10 ton per hari.
Hadirnya Mesin Pengolah Sampah tersebut akan diperbanyak dengan harapan bisa menjadi solusi untuk menghasilkan zero waste di masa depan.
Menurut Kang Emil, sampah-sampah bisa jadi briket yang bisa dijual untuk menggantikan batubara yang biasa digunakan untuk memanaskan mesin atau alat di Pabrik karena 60% industri di Indonesia ada di Jawa Barat. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi