Bolehkah Ibu Hamil Minum Air Es Setiap Hari? Lantas Apa Bahayanya Bayi Besar? Begini Penjelasan Lengkapnya


inNalar.com –
Sebagai ibu hamil tentu banyak kekhawatiran mengenai janin yang dikandungnya.

Banyaknya fakta dan mitos yang beredar tentang ibu hamil bisa saja menambah keresahan apalagi pada kehamilan pertama.

Meneguk secangkir air es tentu sangat melegakan bagi ibu hamil, apalagi saat cuaca sedang terik.

Namun ketakutan tentang minum air es akan membuat bayi menjadi lebih besar saat dalam kandungan sering beredar di masyarakat.

Lantas bolehkah ibu hamil minum air es setiap hari? Ini penjelasan lengkapnya yang dikutip inNalar.com dari YouTube Kriwilife.

 Baca Juga: 3 Pelembab Lokal Terbaik untuk Menjaga Skin Barrier, Tanpa Alkohol, Aman Bagi Remaja, Ibu Hamil dan Menyusui

Faktanya minum menggunakan air es sama saja dengan minum menggunakan air suhu ruang, sehingga tidak akan menambah berat badan bayi.

Berat badan bayi akan bertambah bila dalam es tersebut terdapat kandungan gula seperti es teh manis ataupun sirup dingin.

Lantas apa yang membuat berat badan bayi menjadi bertambah bahkan mengalami kelebihan berat badan?

  1. Diabetes Gestasional

Hal ini biasanya karena ibunya memiliki diabetes gestasional atau kadar gula darah dalam tubuh tinggi, sehingga bayinya akan menjadi lebih besar.

  1. Genetik dari keluarga

Bayi lahir dengan berat besar bisa karena genetik dari keluarga yang memang memiliki tubuh yang besar.

Baca Juga: Kenali Penyebab Nyeri Perut saat Hamil, Waspadai Segera Hal Ini Karena Bisa Sebabkan Keguguran

  1. Riwayat bayi besar

Jika ibu pernah melahirkan bayi besar maka ada kemungkinan akan mengalami kelahiran berikutnya dengan berat bayi yang besar lagi.

  1. Lahir lebih dari HPL

Bayi lahir dengan berat badan besar bisa juga terjadi karena lebih dari HPL atau hari perkiraan lahir karena nutrisi yang diserap akan lebih banyak.

Tapi apa bahaya dari janin yang besar? Inilah penjelasan dari bidan cantik ini mengenai resiko yang dapat ditimbulkan.

  1. Terjadinya resiko persalinan yang lebih sulit untuk ibu.
  2. Resiko terhadap bayi yang akan memiliki gula darah yang rendah.
  3. Bayi memiliki resiko obesitas yang lebih tinggi.
  4. Resiko mengalami gangguan metabolisme.

Itulah mengapa berat badan bayi sebaiknya dikontrol sejak saat ibu hamil masih mengandung anaknya.

Baca Juga: Baby Blues Bisa Berdampak Buruk Bagi Bayi dan Hubungan Keluarga, Kenali Penyebab dan Gejalanya di Sini

Biasanya berat badan bayi dikatakan normal bila berkisar 2500gr-3600gr sehingga bayi tidak terlalu kecil ataupun tidak terlalu besar.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]