Klitih Merajalela di Nol Kilometer, Buat Calon Wisatawan Takut ke Yogyakarta


inNalar.com –
Siapa yang tidak mengenal Daerah Istimewa Yogyakarta, selain terkenal dengan warganya yang ramah, banyak hiburan menarik pula di sana.

Wisata kuliner yang disajikan pula beragam dan tentunya lezat, tak heran itulah yang membuat wisatawan merindukan atmosfer dari kota Yogyakarta.

Pemerintah kota Yogyakarta tentu berharap dengan ramainya wisatawan untuk melancarkan laju ekonominya, apalagi pasca pandemi lalu.

Namun, beberapa saat lalu berita tidak mengenakkan datang dari kota Yogyakarta, tepatnya pada titik Nol Kilometer Jogja.

Terjadinya aksi pembacokan antara klitih dan juga mahasiswa yang terjadi pada Rabu tanggal 8 Februari 2023 ini ramai menjadi perbincangan.

Baca Juga: Terungkap, Ini Identitas Dua Korban Pembacokan Klitih di Nol Kilometer Jogja, Ternyata Masih Mahasiswa

Hal ini berawal dari trending topic di Twitter yang berisi tentang video aksi klitih yang diduga melakukan aksi pembacokan di kawasan Nol Kilometer Jogja.

Tentu ini membuat para warganet kesal dan merasa terancam hingga terlihat sebuah komentar yang akan menunda kepergiannya itu.

Sepertinya ditunda dulu untuk liburan ke jogja,” tulis akun Instagram @lantaidasarco****.

Tidak mengherankan karena hal ini terjadi bahkan di pusat kota Yogyakarta, yaitu titik Nol Kilometer Jogja.

Tempat tersebut bahkan menawarkan kuliner malam yang murah dan juga lezat, namun dengan adanya kejadian tersebut juga akan berdampak bagi warga kelas menengah ke bawah.

Baca Juga: Viral! Aksi Klitih Bacok Mahasiswa di Nol Kilometer Jogja, Warganet: Sepertinya untuk Liburan Ditunda Dulu

Tentu hal ini juga akan berdampak buruk bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Yogyakarta terutama karena adanya klitih saat malam hari.

Bahkan ada seseorang yang mengatakan bahwa karena adanya e tilang yang diberlakukan oleh pihak kepolisian membuat tingkat kejahatan semakin bertambah.

Sejak adaya e tilang, sekarang sudah jarang ada polisi di pos atau pinggir jalan,” tulis akun Instagram @bagoe****.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki tentang motif terjadinya aksi klitih ini.

Dalam video berdurasi 26 detik tersebut terlihat seorang mahasiswa yang mengenakan kaos berwarna hitam dan juga helm akan dilukai dengan sebuah parang.

Baca Juga: Pelajar SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Tewas Usai Disabet Gir oleh Klitih, Kakak Korban Ungkap Kronologinya

Beruntung korban tersebut berhasil lari dari senjata tajam tersebut, namun datang kembali dua orang laki-laki yang menghunuskan pedang ke arah motor korban.

Korban tersebut diketahui bernama Raziq Kurniadi dan Gibran Danendra Pambudi. Mereka berdua adalah seorang mahasiswa.

Korban diketahui mendapatkan luka memar di bawah mata sebelah kiri dan atas sebelah kiri yang memerah.

Selain itu, punggung sebelah kanan dan kiri salah satu korban terlihat sebuah bekas goresan akibat parang.***

Rekomendasi