Mengenal Teknik Fistula Sapi, Melubangi Perut Hewan Tanpa Bermaksud Menyakiti Secara Menyeluruh


inNalar.com – Mari mengenal teknik Fistula Sapi mulai tujuan hingga cara melubangi perut hewan untuk keperluan tertentu.

Salah satu upaya untuk membuat Fistula Sapi yaitu dengan melubangi perut hewan dengan metode dan tujuan tertentu yang sudah dikondisikan.

Jika kalian pernah melihat gambar sapi dengan lubang di perutnya, maka itulah yang disebut teknik Fistula.

Baca Juga: Nonton dan Download Anime Tokyo Revengers Season 2 Episode 7 Sub Indo: Takemichi Minta Bantuan Atasi Shiba?

Sebenarnya teknik Fistula Sapi banyak dianggap penyiksaan karena melubangi perut hewan, tapi ada tujuan bagus dibaliknya.

Teknis semacam ini lebih banyak digunakan oleh peternakan yang ada di kawasan Australia, Swiss, Asia Pasifik, dan Selandia Baru.

Proses Fistula Sapi

Sejatinya Fistula dilakukan untuk maksud penelitian, bukan semata-mata ingin menyiksa hewannya.

Baca Juga: Sinopsis Serial HBO The Last of Us Episode 6 Lengkap: Pertemuan Menegangkan antara Joel dan Tommy

Proses yang dilakukan dalam melubangi perut Sapi tidak bisa dilakukan secara asal-asalan oleh orang awam.

Ketika akan membuat lubang di perut hewan, Sapi akan dibius terlebih dahulu secara aman.

Setelah selesai maka perut Sapi akan dilubangi atau dibedah dengan aman, proses ini membutuhkan waktu kurang lebih 1,5 jam.

Baca Juga: Cek Ramalan Zodiak Leo Hari Ini, Minggu 19 Februari 2023: Jadilah Pasangan yang Penyabar Hari Ini!

Jika lubang Fistula telah dibuat, maka Sapi nantinya akan mengalami fase penyembuhan dalam kurun waktu 4-6 minggu terhadap luka yang didapatkan.

Tujuan Fistula Sapi

Meski banyak kecaman dari beberapa pecinta hewan, namun tujuan teknik ini semata-mata untuk penelitian di bidang teknologi peternakan.

Peneliti maupun peternak yang terlatih nantinya bisa sangat mudah mengakses isi perut Sapi termasuk meneliti kandungan nutrisinya.

Baca Juga: Geni Faruq Diduga jadi Alasan Putusnya Hubungan Atta Halilintas dan Fuji, Ternyata Begini Faktanya

Maka dari itu, hasil penelitiannya bisa dijadikan patokan peternak untuk memilih dan memberikan makanan kepada Sapi sesuai kebutuhan nutrisinya.

Hal ini secara tidak langsung akan memberikan dampak positif bagi peternakan karena kualitas produksi akan meningkat dan lebih baik.

Selain untuk merencanakan pakan Sapi yang lebih baik, teknik Fistula akan bermanfaat untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan peternakan.

Baca Juga: Benarkah Yunus Nusi Masih Menjadi Sekjen PSSI? Zainudin Amali Blak-blakan Memberikan Bocoran

Tujuan lainnya yang juga penting yaitu peternak atau peneliti bisa mengambil dan meletakkan bakteri sehat yang ada di perut Sapi.

Melalui kegiatan ini, nantinya bisa terjadi rumen transformation. Rumen Sapi yang sehat bisa didonorkan kepada Sapi yang sedang sakit.

Karena nantinya dalam rumen tersebut akan mengandung organisme-organisme yang sehat untuk kesehatan Sapi yang lain.

Baca Juga: Keluarga Thariq Halilintar Lebih Pilih Putri Delina Ketimbang Fuji, Tak Mau Mantu yang Solehot?

Maka dari itu teknik semacam ini akan memungkinkan Sapi di peternakan mempunyai rentang hidup yang lebih lama dan sehat pastinya.

Begitulah sekiranya penjelasan mengenai teknik Fistula Sapi, pastinya banyak pro dan kontra terhadap perlakuan hewan semacam ini. ***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]