

inNalar.com – Erick Thohir mengumumkan jika PSSI siap perang melawan Mafia Bola termasuk pengaturan skor yang ada di sepak bola tanah air.
Erick Thohir selaku Ketum PSSI melakukan konferensi pers bahas pengaturan skor yang marak dilakukan mafia bola di ruang lingkup Indonesia pada Minggu Petang.
Isu pengaturan skor dan mafia bola memang menjadi salah satu tugas Erick Thohir sebagai Ketua Umum yang baru.
Baca Juga: Benarkah Yunus Nusi Masih Menjadi Sekjen PSSI? Zainudin Amali Blak-blakan Memberikan Bocoran
Menteri BUMN itu mengintegrasikan antara PSSI, Polri, Menpora hingga FIFA untuk mengatasi permasalahan ini.
Bahkan Erick menyatakan jika hukuman seumur hidup menjadi salah satu efek keras yang harus dilakukan untuk menegaskan masalah ini.
Bagi Erick, sudah saatnya federasi memberi peringatan keras seperti hukuman seumur hidup bagi siapa saja yang terbukti terlibat jadi mengatur skor di sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Najwa Shihab Gocek Erick Thohir soal Masa Jabatan Ketum PSSI, Yakin Gak Maju Cawapres Nih?
Dirinya mengaku tak pandang bulu untuk menegakkan aturan ini kepada siapapun yang nantinya terbukti terlibat, termasuk dirinya sendiri.
“Pemain, wasit, pemilik klub, pengurus, termasuk saya, pelatih, yang jelas-jelas terkena permainan daripada mengatur skor ini dihukum seumur hidup,” ucap Erick dengan tegas.
Momen pembenahan atau yang sering digaungkan bersih-bersih federasi kini mulai dilakukan satu persatu dan momen sekarang ini dirasa sangat tepat.
Baca Juga: Sempat Kena Prank, Zainudin Amali Dapat Giveaway dari Yunus Nusi atas Hasil Pemilihan Waketum PSSI
“Sudah waktunya kita PSSI memberi kartu merah pada mafia bola,” tutur Erick dikutip dari YouTube PSSI TV.
Lebih lanjut, Erick mengungkapkan jika masalah mafia di sepak bola Indonesia kondisinya sudah terlalu kusut.
“Ini sebuah hal yang sudah berlarut-larut menjadi benalu dan membuat kita semua malu,” ungkapnya saat momen konferensi pers.
Erick dengan blak-blakan mengatakan jika kehadiran mafia tidak hanya merajelal di kompetisi melainkan juga ke pertandingan Timnas Indonesia.
Selain itu Erick juga menyebut jika hukuman yang nantinya dilakukan oleh mafia di Indonesia akan terintegrasi dengan wilayah FIFA.
“Ketika kita menghukum individu yang bermain di Indonesia, ini berlaku di seluruh wilayah FIFA,” ucap Ketum PSSI.
Erick Thohir berharap adanya penindakan yang berat untuk mafia bola bisa membuat perubahan besar di dunia sepak bola Indonesia kedepannya. ***