

inNalar.com- Saat ini dunia pendidikan kembali menjadi sorotan publik, pasalnya Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat menetapkan kebijakan masuk sekolah mulai pukul 05:00 WITA.
Kebijakan ini ditetapkan khusus untuk sekolah tingkat SMK dan SMA sederajat di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Jelas saja kebijakan yang dikeluarkan Viktor Bungtilu Laiskodat menuai kritikan dari warganet dan menjadi bahan perbincangan publik.
Baca Juga: Kapolres Bilang Agnes Ketemu David untuk Kembalikan Kartu Pelajar, Pengacara Ungkap Hal Berbeda
Video berdurasi 2:19 menit memperlihatkan para guru yang telah berada di sekolah dengan kondisi langit masih dalam keadaan gelap, beredar di media sosial.
Video ini diunggah ulang oleh akun Twitter @idextratime yang menuai banyaknya berbagai komentar dari warganet.
“Masuk sekolah jam 5 pagi,” tulis akun Twitter tersebut.
Baca Juga: Ramadhan 2023: Tiga Hal Berikut Selama Ini Dianggap Membatalkan Puasa, padahal Tidak!
Tampak seorang guru sedang merias wajahnya disekolah, dia menceritakan jika ia belum sempat sarapan dirumah.
“Saya ngajar jam pertama dan siswanya baru satu, Bu gurunya belum sarapan dan sekarang masih pakai bedak,” tuturnya.
Perekam video juga menanyakan kepada seorang wanita yang diketahui tim akreditasi di sekolah tersebut.
Baca Juga: Fakta Baru soal Parfum Agnes yang Diambil dari David Sebelum Mario Dandy Satrio Lakukan Penganiayaan
“Bagaimana tim akreditasi?” tanyanya.
“Jadi kita harus bekerja keras, untuk memajukan sekolah ini,” jawab wanita itu.
Guru itu juga memperlihatkan kondisi sekolah yang masih gelap.
“Inilah keadaan kita, pada pagi hari ini jam 05:05 WITA,” tuturnya.
“Ada Bapak kepala sekolah dan Bapak Waka Waka kurikulum,” pungkasnya.
Melihat video tersebut, tak heran jika warganet beramai-ramai membanjiri kolom komentar menanggapi hal tersebut.
Baca Juga: Cuma Punya IPK 1.03, Apa Jurusan Kuliah Mario Dandy Satrio Anak Pejabat Pajak?
“Susah juga sih, walau cuma diharuskan untuk dua sekolah unggul di Kupang, tapi jam 5 pagi masih gelap. Takutnya lebih banyak peluang kasus kejahatan.” Ucap akun @ninixxx.
Namun ada juga netizen yang menganggap kebijakan tersebut bagus, karena bisa mengajak siswa-siswi untuk sholat subuh berjamaah.
“Yang siswa Muslim sekalian sholat subuh berjamaah di sekolah, lanjut kegiatan belajar mengajar. Bagus juga kayaknya,” pungkas akun @lapoxxx.***