

inNalar.com – Pihak Agnes melalui kakaknya, Ivana Yoan membuka suara terkait kronologis penganiayaan antara anak pejabat pajak terhadap korban David.
Kronologis kasus penganiayaan tersebut dijelaskan oleh kakak Agnes yang bernama Ivana Yoan dalam unggahan kanal YouTube Najwa Sihab.
Kanal YouTube Najwa Sihab, menampilkan kakak dari Agnes untuk mengonfirmasi terkait kabar tentang adiknya di media.
Baca Juga: Sosok Kakak Agnes Gracia Haryanto Pacar Anak Pejabat Pajak yang Viral Ternyata Mahasiswa UGM
Agnes tidak mengetahui niat Mario Dandy Satrio dan Shane Lukas
Pada penuturan sang kakak disebutkan bahwa adiknya memiliki niat untuk mengembalikan kartu pelajar kepada korban David, tanpa mengetahui niat tersangka.
“Dari Mall menuju TKP sebenarnya tidak ada pembahasan apapun terkait penganiayaan. Yang AGH tahu hanya ingin mengembalikan kartu pelajar dan MDS ingin berbicara baik-baik,” ungkap Ivana Yoan.
Selain itu, dalam video juga menuturkan bahwa Agnes tampak syok dengan kejadian penganiayaan pacarnya terhadap David.
Baca Juga: Fakta Baru soal Parfum Agnes yang Diambil dari David Sebelum Mario Dandy Satrio Lakukan Penganiayaan
Pertemuan pertama Shane Lukas dengan Agnes
Tersangka Shane Lukas dikenal sebagai perekam dan orang yang mempengaruhi Mario Dandy Satrio untuk melakukan penganiayaan.
Dalam video dituturkan oleh Ivana Yoan bahwa adiknya baru mengenal teman pacarnya tersebut sebelum kejadian penganiayaan.
“Ketika AGH beremu S perlu digarisbawahi bertemu untuk pertama kalinya dalam pertemuan ini,” kata kakak AGH di kanal YouTube Najwa Shihab.
Baca Juga: Terungkap Pesan Agnes ke David Sebelum Mario Dandy Satrio Lakukan Penganiayaan, Begini Isinya
Karena baru bertemu itulah, AGH dijelaskan tidak mengetahui apapun mengenai rencana penganiayaan terhadap D dari kedua tersangka.
Terlalu syok Agnes tidak berbuat apapun
Saat penganiayaan terjadi, dikatakan bahwa Agnes baru mengambil barang di mobil MDS.
Diduga karena syok, Agnes tidak menyadari penganiayaan yang dilakukan kedua tersangka, sampai saksi di TKP yang menemukan korban D dalam kondisi terluka.
Baca Juga: Agnes Tak Bisa Kabur dari Kasus Penganiayaan David, Kini Jonathan Latumahina Siapkan Bukti Penguat
“AGH di sini refleknya menerima saja karena di sini dia syok. Pihak AGH sama sekali tidak tertawa, tidak menunjukan ekspresi senang, malah sebaliknya dia takut,” lanjut Ivana Yoan.
Sebeumnya pihak kepolisian telah mengubah status Agnes dari anak yang berhadapan dengan hukum menjadi anak yang berkonflik dengan hukum.***