

inNalar.com – Kurang lebih satu minggu lagi kita akan menghadapai bulan Ramadhan 2023. Sebagai seorang muslim, biasanya banyak hal-hal yang dipersiapkan sebelum masuk bulan ramadhan.
Semua muslim tahu bahwa berpuasa di bulan Ramadhan 2023 merupakkan kewajiban serta termasuk ke dalam rukun islam. Oleh karenanya jika seorang muslim tidak berpuasa dosa hukumnya.
Dalam melaksanakan puasa Ramadhan 2023 kali ini tentu saja ada beberapa orang yang tidak mampu berpuasa. Hal ini memang merupakan keringanan dari Allah SWT baginya.
Islam merupakan agama yang memberikan kemudahan bagi para penganutnya. Maka dari itu, jika seorang muslim tidak mampu dalam berpuasa karena situasi-situasi tertentu diperbolehkan untuk tidak berpuasa, dengan catatan tetap harus menggantinya di hari yang lain.
Lalu siapa saja orang-orang yang diperbolehkan tidak berpuasa di bulan ramadhan? Simak penjelasannya di artikel berikut.
– Orang Sakit
Pertama orang yang boleh tidak berpuasa Ramadhan 2023 adalah orang sakit. Jumhur ulama sepakat kebolehan tidak berpuasa ramadhan dalam orang sakit. Hal ini dijelaskan pula dalam Q.S Al-Baqarah ayat 184 yang berbunyi :
فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَر
Arab Latin: fa mang kāna mingkum marīḍan au ‘alā safarin fa ‘iddatum min ayyāmin ukhar
Artinya: “Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain“.
Baca Juga: Tak Hanya Sekedar Rindu, Ramadhan 2023 Kata Buya Yahya Harus Dihidupkan dengan Amalan Ini
Akan tetapi menurut imam nawawi ketika seseorang yang hanya sakit ringan dan masih kuat dalam menjalani puasa ramadhan serta tidak ada kepayahan dalam menjalani puasa nya,maka orang tersebut tetap wajib berpuasa ramadhan.
Yang dimaksud orang sakit disini adalah orang yang apabila berpuasa nantinya ditakutkan sakitnya bertambah parah.
– Orang yang safar
Selanjutnya adalah orang yang safar.Orang safar artinya orang yang sedang dalam perjalanan. Kebolehan ini terdapat dalam Q.S Al Baqarah ayat 184.
Baca Juga: Pengen Didoakan Malaikat saat Ramadhan 2023? Buya Yahya Beberkan Amalan Khusus di Bulan Suci
Adapun madzhab maliki,hanafi dan syafi’i memaknai yang diperbolehkan tidak berpuasa ramadhan adalah perjalanan yang boleh mengqoshor sholat.
– Orang Yang Sudah Tua Renta
Golongan orang yang diperbolehkan tidak berpuasa ramadhan selanjutnya adalah orang yang sudah tua renta. Apabila orang yang sudah tua renta tersebut sudah tidak mampu berpuasa ramadhan, maka diperbolehkan tidak berpuasa dan tidak ada qodho bagi orang tua tersebut, dan hanya wajib untuk membayar fidyah. Dalil kebolehan ini juga terdapat dalam Q.s Al baqoroh ayat 184.
وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗ وَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ….
“Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui“.
Baca Juga: 10 Twibbon Sambut Ramadham 2023 Terpopuler, Bisa Langsung Update Status WhatsApp
– Perempuan yang Hamil dan Menyusui
Ketika seseorang perempuan hamil/ menyusui maka diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Seandai Nya perempuan hamil/menyusui tersebut tidak mampu. perempuan hamil dan menyusui boleh berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter jika Ia ingin berpuasa ramadhan.
– Perempuan yang Haid dan Nifas
Yang terakhir adalah orang yang haid dan nifas. Dalam kitab al – majmu’ imam nawawi berkata bahwa para perempuan yang haid dan nifas haram berpuasa di bulan ramadhan. Karena keharaman itu, maka perempuan yang haid dan nifas di bulan ramadhan wajib mengqodho puasanya di hari yang lain.***
Oleh: Eliya Fadiiah
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi