

inNalar.com – Buya Yahya memberikan ceramah tentang orang sakit yang diperbolehkan tidak puasa.
Dalam ceramah Buya Yahya melalui salah satu kanal YouTube, menjelaskan tentang siapa saja orang yang tidak memiliki kewajiban dalam puasa Ramadhan.
Seseorang dikatakan tidak memiliki kewajiban berpuasa antara lain anak kecil, orang sakit, orang gila dan lainnya.
Baca Juga: Rayakan Ramadhan 2023 dengan Sederet Ucapan Penuh Makna yang Bisa Dibagikan ke Sesama Muslim
Khusus untuk orang sakit, Buya Yahya menerangkan keadaan seperti apa yang bisa melepaskan kewajiban berpuasa Ramadhan.
Sakit yang memberatkan jika puasa
“Yang ketiga adalah orang sakit, yang baginya sakit itu memberatkannya untuk berpuasa,” ungkap Buya Yahya di kanal YouTube Al-Bahjah TV.
Buya Yahya menerangkan jika dengan berpuasa orang tersebut terasa berat menjalankannya seperti pusing dan lemas, maka boleh tidak puasa.
Sebaliknya jika keadaan sakit tersebut tidak menjadikannya berat, maka masih diwajibkan untuk berpuasa.
Baca Juga: Yuk Mulai Persiapkan Ramadhan 2023 dengan Kiat-Kiat Ampuh dari Buya Yahya, Cek Kerinduan Bulan Suci
Anjuran dokter yang adil
Selanjutnya, sakit yang bisa membahayakan kesehatan juga dikategorikan untuk boleh tidak berpuasa.
“Hal yang pertama menurut dokter jangan berpuasa, maka turuti beliau,” kata Buya Yahya.
Orang sakit bisa mengikuti anjuran dokter dengan catatan, dia memiliki pengetahuan kesehatan dan adil terhadap keputusan dan penilaian.
Baca Juga: Inilah Jadwal Imsak dan Buka Puasa untuk Kota Subulussalam, Aceh Full Selama Ramadhan 2023
Tidak puasa karena didasari pengalaman
Terakhir, keadaan orang sakit yang boleh tidak berpuasa adalah kondisi sesuai pengalaman.
“Sakit yang membahayakan atau memberatkan dia menurut pengalaman pribadinya,” ujarnya.
Sebagai contoh, boleh tidak puasa jika seseorang yang berpengalaman dengan berpuasa bisa menurunkan kesehatan hingga pingsan.
Baca Juga: Menyambut Ramadhan 2023, Ini Jadwal Imsak hingga Buka Puasa Kota Banda Aceh Selama Satu Bulan
Namun wajib dicatat bahwa pendapat orang lain tentang keadaan orang sakit itu tidak bisa menjadi patokan ia boleh buka puasa
Dengan begitu, hal paling menentukan seseorang sakit dan boleh tidak puasa adalah anjuran dokter dan diri sendiri berdasarkan kondisi yang dirasakan juga pengalaman.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi