Hukum Ziarah Kubur Jelang Ramadhan 2023, Dilengkapi Bacaan Doa dan Tata Caranya Pelaksanaannya


inNalar.com – Memasuki bulan Ramadhan 2023, pelajari hukum ziarah kubur beserta bacaan doa dan tata cara melakukannya yang baik.

Kegiatan ziarah kubur sebelum Ramadhan 2023 saat ini sedang marak dilakukan, tak jarang banyak yang mencari bacaan doa ketika melakukannya.

Ramadhan 2023 bisa jadi momen mendoakan arwah yang telah tiada atau juga ziarah kubur. Alangkah baiknya kegiatan ini diiringi membaca bacaan doa yang benar.

Baca Juga: 30 Ucapan Ramadhan 2023 Cocok untuk Keluarga Sahabat dan Suami Istri Penuh Pesan Harapan juga Doa

Terdapat hukum tertentu dalam pelaksanaan ziarah kubur ini, hal ini juga menarik untuk dibahas.

Pasalnya dengan mengerti hukum islamnya, maka kita sebagai muslim juga tidak perlu ragu dalam melaksanakannya.

Jika di Jawa biasanya tradisi ziarah semacam ini dinamakan nyekar, banyak muslim yang berbondong-bondong mengunjungi kembali makam leluhurnya.

Baca Juga: Keutamaan Sholat Tarawih di Malam Pertama Ramadhan 2023, Dilengkapi Bacaan Niat dan Doa Kamilin

Bagaimanapun juga dengan ziarah semacam ini bisa meningkatkan ketakwaan seorang muslim.

Harapannya setiap muslim yang melakukannya bisa sadar dan mengevaluasi diri tentang jalannya kehidupan.

Tidak ada manusia yang abadi, oleh karena itu semua pada akhirnya tinggal menunggu waktu buat dikubur.

Baca Juga: 6 Larangan saat Ziarah Kubur Jelang Memasuki Ramadhan 2023, Ketahui Sebelum Menyesal

Jika anda merasa kalau ziarah hanya sekedar membersihkan makam atau mendoakan arwah maka sebaiknya mulai cari atau eksplor lebih mendalam soal manfaat utamanya.

Bukan tanpa alasan, sebab melakukan kegiatan yang tidak dimengerti hukum pastinya atau sekedar ikut-ikutan akan percuma saja.

Termasuk ziarah kubur juga harus dimengerti mulai hukum, bacaan doa hingga hal-hal lain yang masih berkaitan.

Baca Juga: Para Pencari Tuhan Jilid 16 Jadi Sinetron Pertama Janis Aniera yang Memiliki Lokasi Syuting Berbeda

Hukum Ziarah Kubur

Hal menarik dari ziarah kubur yaitu kegiatan ini sempat dilarang ketika awal-awal munculnya islam di peradaban.

Rasulullah sempat melarang kegiatan ini awalnya, sampai akhirnya ketika mulai banyak pemeluk Islam kegiatan ini mengalami nasikh-mansukh alias diubah statusnya jadi diperbolehkan.

Mengacu pada hadist riwayat Hakim, menjelaskan jika ziarah bisa mengingatkan manusia soal kehidupan akhirat.

Baca Juga: Janis Aneira Menangis saat Syuting Para Pencari Tuhan Jilid 16 hingga Membuat Jarwo Kwat Penasaran

“Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tapi (sekarang) berziarahlah kalian, sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan (air) mata, mengingatkan pada akhirat, dan janganlah kalian berkata buruk (pada saat ziarah),” (HR. Hakim).

Selain itu Rasulullah juga pernah bersabda jika berziarah ke makam kedua orang tua yang telah wafat ada keistimewaan tersendiri, Siapa berziarah ke makam kedua orang tuanya atau salah satunya setiap hari Jumat maka Allah mengampuni dosa-dosanya dan dia dicatat sebagai anak yang taat dan berbakti kepada kedua orang tuanya.”

Maka sebelumnya datangnya Ramadhan diperbolehkan untuk melakukan ziarah, tapi perlu diingat jangan sampai mengarah atau tujuannya ke hal negatif.

Bacaan Doa dan Cara Pelaksanaan Ziarah Kubur

Melakukan ziarah kubur juga gak boleh sembarangan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

a. Ucapkan salam lebih dulu

Assalamu’alaikum dara qaumin mu’minin wa atakum ma tu adun ghadan mu ajjalun, wa inna insya-Allahu bikum lahiqun.

b. Bacalah Istighfar

Astaghfirullah hal adzim alladzi la ilaha illa huwal hayul qoyyumu wa atubu ilaihi.

c. Bacalah surat pendek

Surat yang dibaca meliputi: Al Fatihah, Al Ikhlas, Al Falaq dan juga An Nas.

d. Baca surat Yasin jika situasinya memungkinkan

e. Baca doa ziarah

Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu anhu, wa akrim nuzulahu wa wassi madholahu, waghsilhu bil maa’i wa tsalji wal baradi, wa naqqini, minal dzunubi wal khotoya kama yunaqqas saubul abyadu minad danasi.

Waabdilhu daaran khairan min daarihi wa zaujan khairan min zaujihi. Wa adkhilnal jannata wa a’udzu min adzabil qabri wamin adzabinnari wafsah lahu fi qabrihi wa nawwir lahu fihi.

d. Pastikan melakukan ziarah sesuai adab, misalnya jangan membuang sampah sembarang di area kuburan terus jangan membawa sesajen dan pantangan lainnya.

Demikian informasi terkait ziarah kubur, semoga bisa membantu dalam melaksanakannya. ***

Rekomendasi