Bak Surga Milik Sendiri, Gus Baha Sebut Sosok Seperti Ini Paling Beruntung di Dunia dan Akhirat


inNalar.com –
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha membahas tentang sikap dzalim yang yang sering kali berujung kepada respon amarah dan dendam.

Gus Baha mengingatkan bahwa kedzaliman yang dilakukan seseorang kepada seorang muslim hendaknya disikapi dengan tenang, terlebih lagi memaafkan orang yang menzaliminya.

Gus Baha kemudian memberikan alasan mengapa seorang muslim perlu memaafkan dan bersikap tenang dalam menghadapi kezaliman.

Baca Juga: Keutamaan Orang yang Bekerja Sambil Berpuasa di Bulan Ramadhan, Gus Baha: Jangan Diremehkan

“Kebaikan dia untukmu dan keburukanmu diberikan untuknya,” kata Gus Baha.

Gus Baha menjelaskan bahwa di saat seorang muslim bersabar dan memaafkan perlakuan orang yang menzaliminya, maka kebaikan yang dimiliki oleh orang yang berlaku zalim tersebut akan pindah kepada yang dizalimi.

Selain itu, Gus Baha mengingatkan pula bahwa seorang muslim sebaiknya merasa senang saat menghadapi situasi tersebut, karena hal tersebut kelak akan memudahkan hisab orang yang dizalimi.

Baca Juga: Sering Ditanya Jamaah Pengajian Soal Malam Lailatul Qadar, Begini Tanggapan Gus Baha di Bulan Ramadhan 2023

Sikap memaafkan, menurut Gus Baha, adalah bentuk kekayaan hati yang dimiliki oleh muslim tersebut dan sikap jiwa besar tersebut tentunya akan membawa kepada kedamaian dalam hubungan antar bermasyarakat.

Terlebih sikap tersebut akan membawa kepada kedamaian batin yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi kesehatan dirinya di masa depan.

Sikap memafkan, menurut Gus Baha, dapat bermanfaat bagi hubungan antar sesama manusia dalam konteks yang lebih luas.

Baca Juga: AWAS! Gus Baha Sebut Hal Ini Buat Muslim Gagal Raih Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan 2023

Pasalnya, sikap semacam ini memungkinkan umat Islam untuk saling memperbaiki hubungan satu sama lain dan kembali membangun kepercayaan, serta persahabatan yang lebih kuat.

Dalam Islam pun, sikap memaafkan ini dapat dianggap sebagai bentuk ibadah berupa amalan hati yang dapat menghantarkan seorang muslim kepada ampunan Allah subhanahu wa ta’ala.

Gus Baha mengingatkan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala akan memberikan pahala yang besar bagi seorang muslim yang mampu memaafkan orang lain, bahkan ketika dirinya terzalimi.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]