

inNalar.com – Ustadz Hilman Fauzi menerangkan tentang sikap yang sering tidak disadari oleh para istri terhadap suaminya, tetapi ternyata berpengaruh kepada urusan rezeki rumah tangganya.
Berdasarkan penuturan ustadz Hilman Fauzi, dikatakan bahwa selama seseorang masih diberikan kesempatan oleh Allah untuk bernapas di dunia, maka rezeki pun masih berjalan mengikuti orang tersebut.
Akan tetapi, ustadz Hilman Fauzi menjelaskan bahwa agaknya perkara rezeki ini masih saja menjadi kegelisahan di tengah masyarakat, terutama di kalangan para istri.
Pernikahan, menurut ustadz Hilman Fauzi, bisa sukses jika di antara istri dan suaminya dapat saling membangun sinerginya satu sama lain.
Ustadz Hilman Fauzi mengungkapkan bahwa belum banyak yang mengetahui bahwa istri dapat menjadi salah satu penyebab kurang lancarnya rezeki di dalam rumah tangganya.
Dua sikap pada istri ini yang dapat menyebabkan rezeki kurang lancar, di antaranya adalah sebagai berikut:
Pertama, sikap kurang bersyukur kepada setiap pemberian suaminya. Ustadz Hilman Fauzi mengingatkan sebuah hadits nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.
Saat rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang apa yang menjadi penyebab penghuni neraka kebanyakan dari kalangan wanita, beliau menjawab, “mereka kufur kepada suaminya dan mengkufuri kebaikan (suaminya).”
Berdasarkan penjelasan dalam kitab Syarh Shahih Muslim (hal. 192) terkait makna dari kata “kufur” di atas bukan keluar dari Islam, melainkan maknanya adalah keluar dari apa yang seharusnya menjadi hak suaminya.
Oleh karena itu, ustadz Hilman Fauzi menyarankan bagi para istri agar berapapun rezeki yang diperoleh suaminya, hendaknya para istri tetap berusaha mensyukurinya. Boleh jadi, sikap bersyukur tersebut bisa menjadi salah satu pembuka pintu rezeki baik bagi suaminya dan menjadi sumber kebahagiaan dalam rumah tangganya.
Selanjutnya ustadz Hilman Fauzi menyampaikan sikap kedua yang menjadi penghalang rezeki, yaitu sifat suka mengeluh.
Ustadz Hilman Fauzi mengimbau bagi para istri untuk mempraktekkan sikap ini dengan memulainya dengan cara yang sederhana. Misalnya dengan banyak mengucapkan ungkapan “terima kasih” dan berusaha menenangkan suaminya tatkala berada dalam kesedihan dan ketakutan.
Baca Juga: Gus Baha Beberkan Amalan Rahasia dari Para Awali, Rezeki Seketika Lancar dan Hajat Segera Terkabul
Para istri bisa meneladani sosok Khadijah radhiyallahu ‘anha ketika ia didatangi oleh rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam kondisi ketakutan saat mendapatkan wahyu pertamanya.
Pada saat itu, Khadijah radhiyallahu ‘anha berusaha menenangkan rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan kalimat yang bisa menenangkan suaminya.
Sikap teladan Khadijah radhiyallahu ‘anha tersebut sebagaimana dalam QS Ar-Ruum ayat 21 yang berbunyi, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, …”***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi