Ustadz Hilman Fauzi Ungkap Tanda Seorang Muslim Berhasil Raih Lailatul Qadar, Apakah Kamu Sudah Merasakannya?


inNalar.com –
Ustadz Hilman Fauzi mengungkapkan tanda keberhasilan seorang muslim dalam mencapai lailatul qadar.

Disebutkan oleh Ustadz Hilman Fauzi, bahwa terdapat dua tanda khusus yang akan dirasakan seorang muslim apabila berhasil meraih lailatul qadar.

Simak penjelasan Ustadz Hilman Fauzi berikut yang berkaitan dengan tanda-tanda seorang muslim yang berhasil didatangi oleh lailatul qadar.

Baca Juga: Ustadz Hilman Fauzi Ungkap Nasihat Menenangkan Hati Bagi Seorang Muslim, Mari Saling Menyayangi

Tanda khusus pertama yang diungkapkan oleh Ustadz Hilman Fauzi adalah ketika ada di antara seorang muslim yang merasakan ketenangan dalam hatinya, maka yang demikian itu bisa menjadi salah satu tanda bahwa ia berhasil meraih lailatul qadar.

Selanjutnya, Ustadz Hilman Fauzi menerangkan pula bahwa pada malam lailatul qadar, para malaikat turun mendatangi umat muslim yang senantiasa mendekatkan dirinya kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Pada saat itulah, Allah ta’ala membuka pintu karunia-Nya bagi siapa saja yang dia kehendaki mendapatkan keutamaan lailatul qadar.

Baca Juga: 3 Kiat Mudah Meraih Lailatul Qadar ala Ustadz Hilman Fauzi, Sederhana Tapi Butuh Pengorbanan

Sebagaimana dijelaskan oleh Ustadz Hilman, bahwa ketenangan batin ini juga disebutkan dalam QS Al Qadr di penghujung ayatnya, “Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

Tanda selanjutnya adalah ketika seorang muslim pada keesokan harinya melihat matahari terbit dalam kondisi tidak terlalu terik ataupun dingin dan dapat merasakan angin sepoi-sepoi atau sejuk, serta kicauan burung yang menenangkannya.

Tiga detail yang dirasakan melalui alam tersebut menjadi penanda bahwa dirinya merupakan salah satu umat yang Allah ta’ala pilih untuk mendapatkan karunia-Nya.

Baca Juga: Mengungkap Misteri Waktu Lailatul Qadar, Ustadz Hilman Fauzi: Pendapat ini Paling Banyak Didukung Ulama

Tanda tersebut juga dapat diketahui dalam hadits Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu yang menggambarkan suasana di pagi hari kala itu sebagai malam yang indah dan tidak terlalu panas maupun dingin, serta keesokan harinya matahari terbit dengan cahaya kemerahan atau yang dimaksud ialah cahaya matahari yang tidak terlalu terik.

Pada intinya, Ustadz Hilman menerangkan bahwa tanda-tanda seseorang berhasil meraih Lailatul Qadar di atas sebenarnya dapat dirasakan oleh dirinya sendiri. Jadi, kedatangannya bisa dimana saja, tidak secara khusus hanya terjadi di satu wilayah.

Ustadz Hilman Fauzi juga mengingatkan bagi seorang muslim yang belum merasakan tanda-tanda tersebut, maka jangan khawatir, karena selama diri ini masih diberikan usia oleh Allah ta’ala, teruslah berusaha untuk meraih keutamaan-nya di waktu utama lainnya.

Baca Juga: Inilah 8 Golongan Penerima Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan Menurut Ustadz Adi Hidayat

Seorang muslim diharapkan untuk tidak berputus asa dan terus bersemangat dalam mengharap kasih sayang Allah ta’ala, karena masih ada berbagai kesempatan di waktu lainnya dimana Dia akan membukakan pintu karunia-Nya dengan lebar.

Sebagaimana dalam firman Allah QS Az Zumar ayat 53, “Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah…”

Hikmah Allah ta’ala sangatlah luas bagi para hamba-Nya. Siapa saja dari umat muslim yang terus bersemangat mengharap kasih sayang-Nya, tentunya Allah ta’ala adalah sebaik-baik Pemberi kasih sayang. Demikian nasihat menakjubkan dari Ustadz Hilman Fauzi. ***

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari inNalar.com. Caranya klik >> Google News inNalar.com

Rekomendasi