

inNalar.com – Ustadz Hilman Fauzi membagikan sebuah nasihat pelipur hati bagi setiap muslim yang sedang mengalami kesedihan yang mendalam.
Seperti biasanya, Ustadz Hilman Fauzi senantiasa menyampaikan nasihatnya dengan untaian kalimat yang mampu menenangkan hati setiap muslim yang menyimak ceramahnya, terutama bagi setiap muslim yang tengah mengalami kesedihan mendalam akibat direndahkan dan dihina oleh orang lain.
Ustadz Hilman Fauzi berpesan kepada siapa saja dari setiap muslim yang sekiranya sedang bersedih agar selalu mengingat bahwa sampai kapanpun kita tidak bisa merubah pandangan orang lain terhadap kita.
Baca Juga: Ustadz Hilman Fauzi Bagikan 4 Tips Khusus ini Agar Kita Tetap Istiqomah di Bulan Syawal
Namun, menurut Ustadz Hilman Fauzi, yang bisa seorang muslim lakukan saat berada dalam situasi semacam ini, yaitu memulai dari diri kita lah yang mengatur bagaimana kita merespon pandangan orang lain.
Ustadz Hilman Fauzi mengungkapkan bahwa keadaan ketika seorang muslim menghadapi berbagai komentar yang merendahkan, meremehkan, ataupun menghina dirinya hingga membuatnya tenggelam dalam kesedihan merupakan situasi yang tak bisa dihindarkan.
Allah menganugerahi sepasang tangan untuk kita, tetapi tidak mungkin kedua tangan itu mampu menutup mulut orang-orang yang mengomentari kita dan mencegah mereka untuk menyakiti kita.
Baca Juga: Istilah ‘Cinta’ Gak Boleh Diartikan Sembarangan, Ustadz Hilman Fauzi Bongkar Makna Sesungguhnya
Akan tetapi, kedua tangan yang Allah anugerahkan kepada kita sebagai umat muslim, bisa jadi ditujukan agar kita bisa menengadahkan kedua telapak tangan kita untuk berdoa kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
“Kalau ada di antara teman-teman sudah berbuat baik, tetapi seakan-akan senantiasa direndahkan, dikecilkan, dihinakan dengan perbuatan yang pernah kita lakukan, maka jawabannya adalah maafkan orang lain yang pernah melakukan itu kepada kita,” ungkap Ustadz Hilman Fauzi.
Tentu saja, memaafkan orang yang menyakiti kita dan membuat kita bersedih bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan oleh setiap muslim.
Baca Juga: Bolehkah Mengajak Taaruf Seseorang Lewat Media Sosial? Ustadz Hilman Fauzi Beri Jawaban Tak Terduga
Ustadz Hilman Fauzi pun menyampaikan demikian, bahwa kita sebagai muslim tidak perlu menyangkal perasaan sedih yang hadir dalam diri kita saat direndahkan oleh orang lain.
Kemudian, Ustadz Hilman Fauzi pun menyarankan agar kita tidak perlu berusaha keras untuk menjelaskan dan meyakinkan perihal diri kita kepada orang lain.
Lebih lanjut, Ustadz Hilman Fauzi juga menyebutkan perkataan Ali bin Abi Thalib yang intinya adalah kita sebagai muslim tidak perlu sibuk menceritakan atau menampilkan tentang dirimu kepada orang lain.
Baca Juga: Ustadz Hilman Fauzi Ungkap Nasihat Menenangkan Hati Bagi Seorang Muslim, Mari Saling Menyayangi
Sebab orang yang menyukai kita, ia tidak membutuhkan kisah yang kita bagikan dengannya.
Begitu pula dengan orang yang membenci kita, ia tidak pula mempercayai apa yang kita sampaikan kepadanya.
Hal ini karena, pada hakikatnya, kita berada di dunia ini hanya untuk mengejar penilaian Allah subhanahu wa ta’ala semata, bukan mengejar pandangan orang lain.
Baca Juga: Ungkap Keistimewaan Bulan Ramadhan, Ustadz Hilman Fauzi Sebut Momen Terbaik untuk Mengangkat Derajat
Semoga kita semua selalu diberikan kekuatan oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk bisa menghadapi situasi semacam ini dan mampu mengelola perasaan dan pikiran kita, serta menghadapkan wajah kita hanya teruntuk pada penilaian Allah Yang Maha Mengetahui.
Jangan lah bersedih bagi setiap muslim yang tengah menghadapi situasi tidak menyenangkan seperti ini, karena hanya Allah ta’ala lah yang mampu memberikanmu surga-Nya, bukan manusia.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi