

inNalar.com – Kurang minum atau dehidrasi dapat mempengaruhi kesehatan ginjal seseorang. Ini bukanlah mitos, melainkan fakta yang didukung oleh penelitian medis.
Ginjal adalah organ vital dalam tubuh yang memiliki banyak fungsi penting, termasuk membersihkan darah dari limbah dan racun, mengatur keseimbangan elektrolit, dan mempertahankan kadar air yang seimbang di dalam tubuh.
Dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang diambil, sehingga menyebabkan kurangnya cairan di dalam tubuh. Kurang minum dapat menyebabkan dehidrasi dan pada gilirannya dapat mempengaruhi kesehatan ginjal.
Baca Juga: Diego Maradona Diduga Sengaja Dibunuh? Mantan Pengacara dan Agen Ungkap Fakta Mengejutkan
Ada beberapa tanda dan gejala yang dapat menunjukkan dehidrasi, seperti pusing, sakit kepala, kelelahan, kulit kering, urin berwarna gelap atau sangat pekat, dan sedikit atau tidak ada urin sama sekali.
Jika mengalami tanda-tanda dehidrasi, segera minum air putih atau minuman elektrolit yang mengandung garam dan mineral.
Ketika tubuh kekurangan cairan, darah yang mengalir ke ginjal menjadi lebih sedikit, sehingga menyebabkan penurunan fungsi ginjal. Hal ini dapat menyebabkan ginjal tidak dapat membuang limbah dan racun dari tubuh secara efektif, yang pada gilirannya dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.
Baca Juga: Memalukan! Imam Masjid di Madinah Bongkar Kelakuan Buruk Jamaah Umroh Indonesia saat di Arab Saudi
Dehidrasi juga dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal, yang dapat menyebabkan rasa sakit yang parah dan memerlukan perawatan medis.
Batu ginjal terbentuk ketika zat-zat seperti kalsium, oksalat, dan asam urat mengendap di ginjal dan kemudian terkristalisasi. Ketika tubuh kekurangan cairan, konsentrasi zat-zat ini dapat meningkat dan menyebabkan pembentukan batu ginjal yang lebih mudah terjadi.
Selain itu, kurang minum dan dehidrasi juga dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK) yang dapat mempengaruhi kesehatan ginjal. Ketika tubuh kekurangan cairan, urine menjadi lebih terkonsentrasi dan lebih mudah terjadi infeksi.
Baca Juga: Kocak Abis! Akun Instagram BIN Official Balas Komentar-komentar Netizen Yang Nyeleneh
Infeksi saluran kemih yang tidak diobati dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan pada ginjal. Oleh karena itu, sangat penting untuk minum cukup cairan setiap hari untuk menjaga kesehatan ginjal dan mencegah dehidrasi.
Pada umumnya, disarankan untuk minum setidaknya 8 gelas air per hari. Jumlah yang dibutuhkan dapat berbeda-beda tergantung pada kondisi kesehatan individu, aktivitas fisik, dan iklim tempat tinggal.
Namun, disarankan untuk tidak minum terlalu banyak air dalam waktu yang singkat, karena hal ini dapat menyebabkan keracunan air atau hiponatremia, yaitu kondisi di mana kadar natrium di dalam tubuh menjadi terlalu rendah.
Hal ini dapat menyebabkan gejala seperti mual, pusing, kejang, bahkan kematian dalam kasus yang ekstrem. ***(Rizqia Adlini)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi